AUD/USD Turun di Bawah 0,6800 Meskipun Ada Kenaikan Suku Bunga RBA, Sentimen Menguat

  • AUD/USD tetap tertekan di sekitar level terendah intraday, membalik kenaikan di awal hari.
  • RBA memenuhi ekspektasi pasar karena mengumumkan kenaikan suku bunga keempat berturut-turut sebesar 50bp.
  • Harapan stimulus menguji penjual, Pernyataan Suku Bunga RBA membebani harga.
  • IMP Jasa ISM AS untuk bulan Agustus, PDB Australia Kuartal II menjadi penting untuk petunjuk baru.

AUD/USD bertahan lebih rendah di dekat level terendah intraday 0,6783 bahkan ketika Reserve Bank of Australia (RBA) meningkatkan suku bunga acuan pada Selasa pagi. Dengan demikian, pasangan Australia juga mengabaikan sentimen pasar yang lebih kuat, serta pullback dalam Indeks Dolar AS (DXY).

RBA mengumumkan kenaikan suku bunga acuan keempat berturut-turut senilai 50 basis poin, menjadi 2,35%, sekaligus menyamai perkiraan pasar. Pernyataan RBA juga menyebutkan bahwa dewan berkomitmen untuk melakukan apa yang diperlukan untuk memastikan inflasi kembali ke target. Namun, para pelaku pasar gagal membeli dolar Australia karena kenaikan suku bunga yang baru-baru ini diumumkan tampaknya sudah diantisipasi secara luas dan sudah diperhitungkan. Yang juga cenderung menantang pembeli AUD/USD adalah pergerakan lamban di pasar ekuitas Aussie dan kekhawatiran mendinginnya pengeluaran rumah tangga di Australia.

Baca juga: RBA: Dewan Berkomitmen untuk Melakukan Apa yang Diperlukan untuk Memastikan Inflasi Kembali Ke Target

Meskipun demikian, imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun naik 5,2 basis poin (bp) menjadi 3,25% pada saat berita ini ditulis. Dengan demikian, imbal hasil obligasi acuan AS membalik penurunan hari Jumat. Yang juga menggambarkan sentimen risk-on dapat berupa kenaikan intraday 0,50% dari S&P 500 Futures, serta pullback dalam Indeks Dolar AS (DXY) dari level tertinggi 20 tahun yang terlihat pada hari sebelumnya.

Penguatan pasar dapat dikaitkan dengan obrolan seputar lebih banyak paket bantuan untuk mendorong pemulihan ekonomi tampaknya telah mendukung optimis selama pasar penuh. PM Inggris yang akan datang, Liz Truss, siap untuk rencana energi senilai 130 miliar Poundsterling, sementara People's Bank of China (PBoC) memangkas Rasio Persyaratan Cadangan (Reserve Requirement Ratio/RRR). Lebih lanjut, para politisi dari Jerman/Zona Euro semuanya bertempur dengan kekhawatiran resesi dengan dorongan besar untuk mempertahankan perusahaan energi dan stok untuk musim dingin.

Perlu dicatat bahwa meredanya kekhawatiran COVID di Tiongkok juga seharusnya menguntungkan pembeli AUD/USD tetapi tidak. Berbicara tentang kondisi COVID, per Reuters, "Kota Shenzhen Tiongkok melonggarkan penguncian COVID-19 pada hari Senin, sementara Chengdu - ibu kota provinsi barat daya Sichuan - memperpanjang pengunciannya untuk sebagian besar orang hingga Rabu."

Di tempat lain, FedWatch Tool CME menunjukkan peningkatan taruhan Fed yang hawkish, dari 57% pada hari Senin menjadi 64%, mengenai kenaikan suku bunga 75bp pada bulan September yang tampaknya mendukung penjual AUD/USD.

Selain itu, kecemasan menjelang IMP Jasa AS untuk bulan Agustus, yang diperkirakan 55,5 versus 56,7 sebelumnya, juga dapat dianggap bertanggung jawab atas penurunan pasangan AUD/USD. Selain data aktivitas AS, Produk Domestik Bruto (PDB) Australia untuk kuartal kedua (Q2), diperkirakan 1,0% QoQ versus 0,8% sebelumnya, juga akan menjadi penting untuk dorongan baru.

Analisis teknis

Kecuali jika melintasi pertemuan resistensi 0,6900 termasuk DMA-50 dan Fibonacci retracement 23,6% dari penurunan April-Juli, tetap bearish di dalam area support horisontal dua bulan yang membatasi penurunan jangka pendek pasangan Australia ke sekitar 0,6765-60.

 

EUR/CHF Diperkirakan Lanjutkan Penurunan Menuju 0,95 – ING

EUR/CHF tetap dalam penawaran beli yang layak sejak Swiss National Bank (SNB) memberi kejutan dengan menaikkan suku bunga 50 bp di bulan Juni. Ekonom
Baca lagi Previous

AUD/USD: Risiko Penurunan Masih Cukup Tinggi di Tengah Tantangan Eksternal – ING

Reserve Bank of Australia (RBA) sepatutnya menyampaikan kenaikan suku bunga 50bp yang diharapkan. Menurut pendapat para ekonom di ING, suku bunga seka
Baca lagi Next