Harga Baja Semakin Turun karena Kasus COVID-19 di Tiongkok Melonjak, Musim Hujan Turunkan Prakiraan Permintaan

  • Munculnya lagi kekhawatiran atas diterapkannya kembali karantina di Tiongkok telah menurunkan aktivitas manufaktur secara signifikan.
  • Datangnya musim hujan di beberapa provinsi di Tiongkok semakin memperberat masalah tersebut.
  • Perekonomian Tiongkok lebih fokus pada konversi sektor baja dengan cara yang lebih disiplin.

Harga baja telah terpukul karena meningkatnya kasus COVID-19 di Tiongkok dan datangnya musim hujan telah memangkas perkiraan permintaan baja. Produsen pabrik baja di Tiongkok telah menurunkan produksinya karena harga baja yang lebih rendah memakan margin keuntungan mereka.

Ekonomi Tiongkok gagal menahan penyebaran pandemi. COVID-19 yang lembali muncul di Tiongkok telah mengurangi aktivitas manufakturnya dan selanjutnya permintaan baja. Meskipun kebijakan nol-Covid telah diterapkan, kasus COVID-19 terus melonjak dari hari ke hari. Setelah melaporkan lebih dari 1.200 kasus baru selama akhir pekan, ekonomi melaporkan hampir 700 kasus pada hari Senin. Kasus-kasus pandemi melonjak pada tingkat yang semakin meningkat, yang mungkin tidak hanya mempengaruhi proses produksi tetapi juga akan memangkas permintaan pribadi.

Pasar baja yang sudah lemah menghadapi hambatan karena datangnya musim hujan di banyak provinsi di Tiongkok dan bagian lain di negara-negara Asia. Musim hujan membawa hubungan negatif dengan permintaan baja. Kedatangan musim hujan mengakibatkan penangguhan kegiatan konstruksi yang sedang berlangsung dan penundaan proyek infrastruktur dan real estat.

Sementara itu, ekonomi Tiongkok lebih fokus pada konversi sektor baja dengan cara yang lebih disiplin. Perekonomian berencana untuk mendirikan perusahaan bijih besi yang didukung negara, yang akan mengawasi segala sesuatu mulai dari investasi tambang besar-besaran di Afrika Barat hingga membeli produk baja dari pemasok global, seperti yang dilaporkan Bloomberg. Untuk mengelola hal tersebut secara lebih efisien, tim manajemen akan terdiri dari para petinggi perusahaan-perusahaan logam utama.

 

 

Bullock dari RBA: Kenaikan Suku Bunga Lebih Lanjut akan Diperlukan dalam Beberapa Bulan ke Depan

Deputi Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) Michele Bullock berbicara saat menghadiri acara makan siang bisnis yang diselenggarakan oleh Economic
Devamını oku Previous

Pratinjau ECB: Kenaikan Suku Bunga 25 BP, Alat Anti-Fragmentasi akan Diluncurkan – Societe Generale

Para analis di Societe Generale menawarkan intipan pada apa yang diharapkan dari keputusan suku bunga Bank Sentral Eropa (ECB) hari Kamis yang akan di
Devamını oku Next