Indeks Dolar AS Naik Menuju 107,20 karena Perkiraan Inflasi AS yang Lebih Tinggi

  • DXY bergerak menuju 107,20 karena para investor melihat inflasi melonjak ke 8,7%.
  • Penambahan lapangan pekerjaan dalam ekonomi AS tetap lebih tinggi pada 372 ribu dari perkiraan 268 ribu.
  • Pendapatan yang lebih rendah oleh rumah tangga AS akan memangkas konsumsi dengan kuat.

Indeks dolar AS (DXY) telah menunjukkan aksi beli yang layak di awal pasar Tokyo setelah mempertahankan support penting di 108,86. DXY terlihat mengalami penurunan tajam pada hari Jumat setelah mencetak level tertinggi baru 19 tahun di 107,79. Aset ini turun tajam setelah rilis Nonfarm Payrolls (NFP) AS.

Data Ketenagakerjaan AS

Ekonomi AS menambahkan 372 ribu pekerjaan pada bulan Juni, secara signifikan lebih tinggi dari perkiraan 268 ribu tetapi sedikit lebih rendah dari rilis sebelumnya 384 ribu. Tingkat Pengangguran tetap sejalan dengan perkiraan dan data sebelumnya yang dicetak di 3,6%. Tidak diragukan lagi, kinerja ekonomi AS yang lebih baik di pasar tenaga kerja akan memberdayakan Federal Reserve (The Fed) untuk mengumumkan kenaikan suku bunga ekstrem tanpa banyak keraguan.

Konsensus yang Lebih Tinggi untuk Inflasi AS

Sesuai konsensus pasar, Inflasi AS diperkirakan akan naik menjadi 8,7% versus 8,6% yang dilaporkan sebelumnya. Namun, IHK inti dapat turun ke 5,7% dari sebelumnya 6%. Inflasi yang lebih tinggi dapat memperkuat peluang kenaikan suku bunga 75 basis poin (bp) oleh Federal Reserve (The Fed), namun, permintaan secara keseluruhan mungkin akan terpukul. Tekanan harga meroket dalam perekonomian AS, namun, pendapatan tidak mengikuti pola yang sama. Pendapatan yang lebih rendah oleh rumah tangga AS akan memangkas konsumsi dengan kuat.

Data penting pekan ini: IHK AS, Inflasi inti AS, Klaim Pengangguran Awal, Indeks Harga Produsen (IHP), Penjualan Ritel, dan Produksi Industri.

Acara-acara penting pekan ini: Pertemuan Eurogroup, pidato Andrew Bailey dari Bank of England (BOE), keputusan suku bunga Reserve bank of New Zealand (RBNZ), dan kebijakan moneter Bank of Canada (BOC).

USD/JPY Melonjak Menuju 136,50 karena DXY Merebut Kembali 107,00, Inflasi AS dalam Fokus

Pasangan USD/JPY sedang menuju resistance penting di 136,50 dengan kuat karena indeks dolar AS (DXY) telah melampaui rintangan penting di 107,00 di aw
Đọc thêm Previous

Kuroda dari BoJ: BoJ akan Lanjutkan Kebijakan Moneter Ultra-Longgarnya

Reuters melaporkan bahwa "Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda mengatakan pada hari Senin bahwa bank sentral mengawasi dengan cermat dampak pergerak
Đọc thêm Next