GBP/JPY Melayang di Sekitar 161,00 Jelang Pidato Gubernur BOE dan Tingkat Pengangguran Jepang

  • GBP/JPY berosilasi dalam kisaran 160,80-161,28 karena para investor menunggu pidato Gubernur BOE.
  • Data IHK Inggris yang lebih tinggi pada 6,2% telah meningkatkan peluang kenaikan suku bunga keempat secara berturut-turut oleh BOE.
  • Tingkat Pengangguran Jepang kemungkinan akan tetap tidak berubah pada 2,8%.

Pasangan GBP/JPY dilelang di kisaran 160,80-161,28 karena para investor menunggu pidato dari Gubernur Bank of England (BOE) Andrew Bailey dan Tingkat Pengangguran dari agenda kalender di sesi Tokyo.

Pidato dari Ketua BOE Andrew Bailey akan tetap menjadi fokus karena para investor akan mendapatkan wawasan dari kemungkinan tindakan kebijakan moneter oleh BOE. Pekan lalu, Kantor Statistik Nasional Inggris melaporkan Indeks Harga Konsumen (IHK) tahunan sebesar 6,2%, yang lebih tinggi dari konsensus pasar sebesar 5,9% dan data sebelumnya sebesar 5,5%. Data ini telah meningkatkan kemungkinan kenaikan suku bunga oleh BOE dalam kebijakan moneter yang akan datang. Perlu dicatat bahwa BOE telah menaikkan suku bunga mereka tiga kali berturut-turut sebesar 25 basis poin (bp) setiap kali dan angka IHK yang lebih tinggi yang lebih dari prakiraan mengklaim kenaikan suku bunga lain oleh BOE untuk membersihkan kekacauan inflasi.

Selain itu perang Rusia-Ukraina telah berlangsung selama satu bulan dan tidak menampilkan gerakan penyelesaian apa pun. Ini mungkin terus mendorong inflasi Inggris di tengah kenaikan harga minyak dan energi.

Sementara itu, yen Jepang telah tampil rentan dalam beberapa sesi perdagangan terakhir terhadap pound di tengah ketergantungan yang lebih tinggi pada impor minyak dan suku bunga yang stabil. Ke depan, para pelaku pasar akan mengawasi Tingkat Pengangguran Jepang, yang kemungkinan akan tetap sejalan dengan angka sebelumnya di 2,8%.

 

Indeks Dolar AS Dekati Rintangan 99,10 saat Sentimen Risk-Off, Imbal Hasil dan NFP dalam Fokus

Indeks Dolar AS (DXY) mengambil tawaran beli yang menyegarkan tertinggi intraday di dekat 98,87 selama sesi Asia Senin. Indeks greenback tampaknya men
Baca selengkapnya Previous

S&P 500 Futures, Imbal Hasil Mundur dari Tertinggi Multi-Hari karena Ukraina dan Tiongkok Bebani Sentimen

Para pedagang berbalik menghindari risiko karena pekan penting yang terdiri dari laporan lapangan pekerjaan AS untuk bulan Maret dimulai. Selain kecem
Baca selengkapnya Next