Imbal hasil Obligasi Pemerintah AS Stabil, Saham Berjangka Mencetak Penurunan Karena Pedagang Menunggu ECB dan BoE
- Imbal hasil obligasi pemerintah AS menghentikan penurunan baru-baru ini, bergerak lebih rendah di sekitar terendah mingguan.
- Kontrak berjangka S&P 500 dan Euro Stoxx 50 tak mengikuti kenaikan Wall Street.
- Kekhawatiran inflasi meningkat karena bank sentral utama bersiap untuk pengumuman kebijakan moneter.
- Data AS dan katalis risiko akan menambah hari sibuk menjelang NFP.
Sentimen pasar tetap lamban karena para pedagang menunggu keputusan bank sentral utama di tengah kekhawatiran reflasi. Sementara menggambarkan sentimen, imbal hasil obligasi pemerintah AS menghentikan penurunan sebelumnya di dekat terendah ini sedangkan ekuitas berjangka di AS dan Eropa mencetak penurunan.
Benchmark imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun turun sekitar 1,768% selama penurunan mingguan ketiga. Yang juga menggambarkan sentimen risk-off adalah penurunan harian masing-masing 1,0% dan 0,50% oleh kontrak berjangka S&P 500 Futures dan Euro Stoxx 50.
Perlu dicatat bahwa pendapatan optimis dari raksasa teknologi memungkinkan Wall Street mencetak penurunan ringan pada hari sebelumnya bahkan ketika Perubahan Ketenagakerjaan ADP AS mengejutkan pasar dengan angka negatif -301 ribu versus konsensus pasar +207 ribu. Awal pekan ini, beberapa pembicara The Fed menyoroti risiko inflasi tetapi menahan diri untuk tidak memberi dukungan kuat untuk kenaikan suku bunga 0,50% di bulan Maret.
Selama awal sesi Asia hari ini, ketiga calon Presiden AS Biden untuk Dewan Fed menyoroti inflasi sebagai tantangan utama dan menunjukkan kesiapan untuk bertindak. Kekhawatiran inflasi juga didukung oleh Menteri Keuangan AS Janet Yellen dan HICP Zona Euro juga.
Di tempat lain, peningkatan militer Rusia di perbatasan menandakan kesiapan Moskow untuk menyerang Ukraina.
Di atas segalanya, kekhawatiran pasar bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) dan Bank Inggris (BoE) akan mengikuti jalur hawkish The Fed membuat sentimen tetap lemah.
Selain pertemuan bank sentral utama, Produktivitas Nonpertanian Kuartal 4 AS dan Biaya Tenaga Kerja Unit akan bergabung dengan IMP Jasa ISM Januari dan Pesanan Pabrik untuk bulan Desember juga akan menawarkan hari yang sibuk bagi para pedagang menjelang laporan pekerjaan AS besok.