Pasar Saham Asia: Perdagangan Bervariasi di Tengah Suasana Hati-hati Data Perdagangan Tiongkok dan Kekhawatiran Inflasi

  • Saham Asia diperdagangkan dengan nada hati-hati setelah aksi Wall Street yang tenang.
  • Harga energi yang lebih tinggi menguatkan tekanan inflasi, IHK AS menunggu. 
  • Kesenjangan dalam perdagangan AS-Tiongkok masih berlanjut meskipun ada pembicaraan baru-baru ini.

Saham Asia tetap gelisah pada hari Rabu di tengah kekhawatiran inflasi. Investor tetap pesimis di tengah kekhawatiran tentang melonjaknya harga energi yang mendorong beban inflasi dan mendorong ekspektasi bahwa Fed AS akan mengurangi program pembelian obligasi daruratnya.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,1%, setelah jatuh lebih dari 1% hari di sesi sebelumnya.

Indeks komposit Shanghai turun 0,5% menyusul pengumuman Kementerian Keuangan Tiongkok menerbitkan obligasi negara tambahan senilai $ 930.460.000. Pasar saham Hong Kong tutup pada pagi hari ini karena badai.

ASX 200 diperdagangkan datar setelah data perdagangan Tiongkok yang optimis. Sementara itu, media Tiongkok mengancam Australia dengan serangan perdagangan lebih lanjut setelah Perdana Menteri Tony Abbott membuat pernyataan anti-Beijing pada kunjungannya ke Taiwan.

Nikkei 225 naik 0,1% lebih tinggi, menyusul data ekonomi yang suram. Pesanan mesin inti Jepang secara tak terduga turun pada bulan Agustus.

Emas tetap stabil di atas $1.762 dengan kenaikan 0,17% menjelang data IHK AS dan risalah FOMC pada timeline Fed tentang tapering.

AUD/USD Bersiap untuk Kenaikan Lebih Lanjut – UOB

Ahli Strategi FX UOB Group mencatat AUD/USD dapat memperpanjang pergerakannya lebih tinggi dalam beberapa pekan ke depan, dengan resistensi yang kuat
Devamını oku Previous

Kontrak Berjangka Gas Alam: Penurunan Lebih Lanjut akan Terjadi

Open interest pada harga berjangka gas alam turun untuk 5 sesi berturut-turut pada hari Selasa, kali ini hampir 5 ribu kontrak berdasarkan laporan lan
Devamını oku Next