Saham Asia Menyambut 2020 Dengan Senyum, Berkat PBoC dan Berita Perdagangan

  • Ekuitas Asia mengabaikan liburnya Jepang/Selandia Baru di tengah sentimen positif sederhana.
  • Optimisme perdagangan AS-China, penurunan RRR PBoC dan data manufaktur China mendukung bull.
  • Angka aktivitas awal bulan dapat menghibur para pedagang di tengah kondisi pasar yang tipis.

Saham Asia memulai Tahun Baru di sisi positif karena RRR China dan optimisme perdagangan menggembirakan pedagang ekuitas meskipun Jepang/Selandia Baru libur. Dengan ini, indeks MSCI saham Asia-Pasifik di luar Jepang menandai kenaikan hampir 0,55% pada saat menjelang sesi Eropa pada hari ini.

Selain potongan 50 basis poin (bp) dari Reserve Requirement Ratio (RRR) oleh People's Bank of China (PBoC), IMP Manufaktur Caixin China kelima di atas 50,00 dan semakid dekat dengan penandatanganan kesepakatan fase-satu dengan AS juga menggembirakan pembeli saham Asia.

Selain itu, komentar terakhir dari Presiden AS Donald Trump dan Penasihat Gedung Putih Peter Navarro juga menyebarkan optimisme seputar hubungan perdagangan AS-China.Dengan ini, imbal hasil treasury AS 10-tahun tetap di sisi atas ke 1,92% sementara S&P 500 Futures juga menandai kenaikan mendekati 0,5%. Selain itu, saham China naik lebih dari 1,0% sementara IDX Composite Indonesia kehilangan 0,4% di tengah banjir terburuk sejak 2013 di Jakarta dan Inflasi Indonesia yang suram. Selanjutnya, BSE SENSEX India naik 0,42% sedangkan Australia ASX 200 tampaknya melikuidasi kenaikan di awal hari sementara 0,10% di zona hijau.

Mengingat tidak adanya pedagang Jepang dan suasana libur di tempat lain kemungkinan menjaga pasar kurang aktif, investor dapat melanjutkan kenaikan baru-baru ini di saham dengan agresi ringan kecuali ada negatif utama meletus dari perdagangan/Brexit.

Pada kalender ekonomi, angka-angka IMP awal bulan dari Inggris, Zona Euro dan AS akan menjadi sorotan untuk saat ini.

Yunani: Masih Mencari Pola Pertumbuhan Yang Stabil – ING

Menurut Paolo Pizzoli, ekonom senior di ING, data pertumbuhan Yunani yang fluktuatif selama Semester I 2019 menunjukkan bahwa ekonomi masih mencari po
Baca lagi Previous

Fed: Kembali Ke Nol – Rabobank

Analis Rabobank mengemukakan bahwa tahun lalu, The Fed melakukan perubahan dengan meninggalkan siklus menaikkan dan memangkas tiga kali. Kutipan utam
Baca lagi Next