EUR/USD Mencatat Kenaikan Kuartalan Terbesar Sejak Q3, 2017

  • EUR/USD naik 2,8% pada kuartal keempat tahun 2019.
  • Grafik teknis menunjukkan pasangan mungkin terlihat pullback pada hari ini.

EUR/USD telah memasuki tahun 2020 dengan catatan positif.
Mata uang tunggal naik lebih dari 2,8% pada kuartal keempat 2019, kenaikan kuartal tunggal terbesar sejak kuartal ketiga 2017. Meski begitu, pasangan ini menutup tahun dengan penurunan 2,2%.

Faktor makro mendukung kenaikan lebih lanjut

Berlanjutnya eskalasi ketegangan perdagangan AS-China dan tanda-tanda stabilitas dalam ekonomi Zona Euro mendukung kenaikan lebih lanjut dalam EUR.

Upaya terbaru People's Bank of China (PBoC) untuk merangsang pertumbuhan juga merupakan kabar baik bagi Euro, karena China adalah mitra dagang terbesar Zona Euro. Bank sentral China akan mengurangi rasio cadangan yang diperlukan untuk pemberi pinjaman komersial sebesar 50 basis poin mulai 6 Januari, menambahkan sekitar 800 miliar Yuan ($ 115 miliar) likuiditas ke dalam sistem keuangan.

Sementara faktor makro mendukung EUR, grafik teknis memberi sinyal ruang lingkup untuk pullback.

Khususnya, sumbu atas panjang yang melekat pada lilin Selasa adalah tanda kelelahan pembeli. Sementara itu, grafik 4 jam melaporkan divergensi bearish dari indeks kekuatan relatif dan histogram MACD.

Maka, penurunan ke level di bawah 1,12 tidak bisa dikesampingkan. Pada saat ini, EUR/USD diperdagangkan di 1,1213.

Grafik EUR/USD

Tingkat teknis

 

USD/CNH Berjuang Di Tengah Pemangkasan RRR PBoC, IMP Caxin China Lemah

USD/CNH diperdagangkan di sekitar 6,9660 saat menjelang sesi Eropa pada hari Kamis. Pasangan ini tampaknya membenarkan tindakan terbaru dari People's
Baca lagi Previous

USD/IDR Tetap Naik Korektif Pasca IHK Indonesia Yang Mengecewakan

Tingkat inflasi tahunan Indonesia melambat lebih lanjut pada bulan Desember, menurut data terbaru yang diterbitkan oleh Statistics Indonesia pada hari
Baca lagi Next