USD/IDR Mencapai Puncak Empat Pekan Karena IHK Tahunan Indonesia Meleset 3,39% Dari Perkiraan
Tingkat inflasi tahunan Indonesia melambat pada bulan September, menurut data terbaru yang diterbitkan oleh Statistics Indonesia pada hari Selasa.
Tingkat inflasi tahunan September Indonesia naik menjadi 3,39% pada tahun itu, dibandingkan dengan ekspektasi 3,49% dan 3,52% di bulan Agustus tetapi tetap di antara kisaran target 2,5-4,5% Bank Indonesia (BI). Angka inti tahunan mencapai 3,32% vs 3,30% sebelumnya dan 3,29% yang diharapkan.
Sementara itu, pembacaan inflasi bulanan untuk September datang di -0,27% vs -0,15% yang diharapkan dan 0,12% sebelumnya.
Pasangan USD/IDR terus naik dan mencapai puncak baru empat pekan di 14.200, naik 0,10% pada hari ini. Rupiah Indonesia dirugikan oleh melesetnya tajuk utama IHK tahunan Indonesia untuk bulan September.
Tentang IHK Indonesia
Indeks Inflasi yang dikeluarkan oleh Statistik Indonesia adalah ukuran pergerakan harga dengan membandingkan antara harga eceran keranjang belanja barang dan jasa yang representatif. Daya beli Rupiah Indonesia terseret oleh inflasi. IHK digunakan sebagai indikator utama untuk mengukur inflasi dan perubahan tren pembelian. Secara umum, pembacaan tinggi dipandang sebagai positif (atau bullish) untuk Rupiah, sementara bacaan yang rendah dipandang sebagai negatif (atau Bearish).