GBP/USD Dekat Support MA 50-Hari, Ada Tanda Divergensi Bullish Pada Grafik 1 Jam
GBP/USD jatuh untuk hari ketiga berturut-turut kemarin karena rilis PDB kuartal keempat Inggris yang suram membebani Pound Inggris.
Ekonomi tumbuh sebesar 1,8 persen antara tahun 2016 dan 2017, sedikit lebih rendah dari 1,9 persen yang terlihat antara 2015 dan 2016, yang berarti Inggris adalah ekonomi utama yang tumbuh paling lambat di dunia dan itu tampaknya telah menyakiti Pound.
Saat penulisan, pasangan mata uang ini diperdagangkan di 1,4025, setelah mencatat terendah sesi 1,4012 sebelumnya hari ini. Selanjutnya, pasangan ini juga tampaknya akan menguji moving average (MA) 50-hari yang terletak di 1,3992.
Bisa dikatakan, penurunan kemungkinan akan berumur pendek seperti yang ditunjukkan oleh divergensi bullish harga-relative strength index (RSI) yang terlihat di grafik 1 jam. Juga, perlu diperhatikan bahwa pembatalan jual USD menjelang akhir kuartal memainkan peran besar dalam penurunan tiga hari beruntun GBP/USD. Jadi, penurunan bisa berbalik minggu depan, kecuali fokus bergeser ke pelebaran perbedaan suku bunga.
Level-Level Teknis GBP/USD
MA 10-hari masih bias bullish (miring ke atas). Jadi pergerakan di atas 1,4090 (MA 10-hari) akan membuat bulls kembali berkuasa dan bisa menghasilkan reli ke 1,4245 (tertinggi 26 Maret). Penutupan yang lebih tinggi akan memungkinkan uji ulang tertinggi tahunan 1,4346.
Untuk sisi bawah, penerimaan di bawah MA 50-hari 1,3992 akan melihat RSI harian berguling ke wilayah bearish, menandakan potensi penurunan ke 1,3890 (terendah 16 Maret) dan 1,3781 (terendah 8 Maret).