Pembicaraan Selat Hormuz dimulai saat negara-negara Teluk menentang biaya transit

  • Qatar meluncurkan proses diplomatik dengan Oman untuk mengatur pembicaraan antara Iran, negara-negara Teluk, dan Irak mengenai masa depan Selat Hormuz.
  • Negara-negara Teluk diprakirakan akan mempertahankan prinsip lintasan bebas melalui jalur air strategis ini.
  • Iran dapat mengusulkan biaya baru terkait keamanan, navigasi, dan perlindungan lingkungan.

Diskusi mengenai masa depan Selat Hormuz dapat segera mendapatkan momentum. Menurut Reuters, Perdana Menteri Qatar berada di Muscat pada hari Rabu untuk memulai, bersama Oman, proses dialog yang melibatkan Iran, negara-negara Teluk, dan Irak mengenai pembukaan kembali dan operasi masa depan jalur air strategis ini.

Menurut seorang diplomat yang diberi pengarahan tentang pembicaraan tersebut, negara-negara Teluk diprakirakan akan mendorong transit tanpa biaya melalui selat tersebut. Meskipun tarif dilaporkan tidak dipertimbangkan pada tahap ini, Iran diprakirakan akan mengusulkan biaya terkait keamanan, navigasi, dan perlindungan lingkungan. Pasar memantau dengan cermat diskusi ini mengingat peran krusial Selat Hormuz dalam ekspor energi global.

Poin-poin utama

PM Qatar di Muscat pada hari Rabu untuk memulai proses dengan Oman untuk pembicaraan Iran-GCC-Irak mengenai pembukaan kembali dan operasi masa depan Selat Hormuz.
Negara-negara Teluk diprakirakan akan mendorong tanpa biaya untuk transit melalui selat.
Tarif tidak menjadi pembahasan tetapi Iran diprakirakan akan mengusulkan biaya lingkungan, navigasi, dan keamanan.
Pembicaraan Iran-GCC-Irak mengenai Hormuz terpisah dari pembicaraan damai AS-Iran dan pengaturan untuk membersihkan ranjau di selat, dan berfokus pada operasi masa depan Hormuz.
Rencana sedang disiapkan untuk pembicaraan rekonsiliasi regional terpisah antara Iran dan negara-negara Teluk yang akan diadakan di Riyadh.

Reaksi pasar

Harga minyak tetap berada di bawah tekanan pada hari Rabu, dengan West Texas Intermediate (WTI) Minyak AS diperdagangkan sekitar $71,80 pada saat berita ini ditulis, turun 1,49% pada hari tersebut.

Pertanyaan Umum Seputar Minyak WTI

Minyak WTI adalah jenis minyak mentah yang dijual di pasar internasional. WTI adalah singkatan dari West Texas Intermediate, salah satu dari tiga jenis utama termasuk Brent dan Dubai Crude. WTI juga disebut sebagai "ringan" dan "manis" karena gravitasi dan kandungan sulfurnya yang relatif rendah. Minyak ini dianggap sebagai minyak berkualitas tinggi yang mudah dimurnikan. Minyak ini bersumber dari Amerika Serikat dan didistribusikan melalui hub Cushing, yang dianggap sebagai "Persimpangan Pipa Dunia". Minyak ini menjadi patokan untuk pasar minyak dan harga WTI sering dikutip di media.

Seperti semua aset, penawaran dan permintaan merupakan pendorong utama harga minyak WTI. Dengan demikian, pertumbuhan global dapat menjadi pendorong peningkatan permintaan dan sebaliknya untuk pertumbuhan global yang lemah. Ketidakstabilan politik, perang, dan sanksi dapat mengganggu pasokan dan memengaruhi harga. Keputusan OPEC, sekelompok negara penghasil minyak utama, merupakan pendorong utama harga lainnya. Nilai Dolar AS memengaruhi harga minyak mentah WTI, karena minyak sebagian besar diperdagangkan dalam Dolar AS, sehingga Dolar AS yang lebih lemah dapat membuat minyak lebih terjangkau dan sebaliknya.

Laporan inventaris minyak mingguan yang diterbitkan oleh American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Agency (EIA) memengaruhi harga minyak WTI. Perubahan inventaris mencerminkan fluktuasi pasokan dan permintaan. Jika data menunjukkan penurunan inventaris, ini dapat mengindikasikan peningkatan permintaan, yang mendorong harga minyak naik. Inventaris yang lebih tinggi dapat mencerminkan peningkatan pasokan, yang mendorong harga turun. Laporan API diterbitkan setiap hari Selasa dan EIA pada hari berikutnya. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% dari satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah.

OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) adalah kelompok yang terdiri dari 12 negara penghasil minyak yang secara kolektif memutuskan kuota produksi untuk negara-negara anggota pada pertemuan dua kali setahun. Keputusan mereka sering kali memengaruhi harga minyak WTI. Ketika OPEC memutuskan untuk menurunkan kuota, pasokan dapat diperketat, sehingga harga minyak naik. Ketika OPEC meningkatkan produksi, efeknya justru sebaliknya. OPEC+ mengacu pada kelompok yang diperluas yang mencakup sepuluh anggota non-OPEC tambahan, yang paling menonjol adalah Rusia.

Batu Bara ICE Newcastle Merayap Turun ke $130 saat Qatar Berencana Kembali Memproduksi LNG

Batu bara ICE Newcastle front month diperdagangkan di $130,00 yang lebih rendah 1,22% dari penutupan hari kemarin.
Leia mais Previous

Tschudin SNB: Siap untuk melakukan intervensi di pasar valas jika diperlukan

Komentar dari pengambil kebijakan Swiss National Bank (SNB) Petra Tschudin yang dirilis selama sesi perdagangan Eropa pada hari Rabu menunjukkan bahwa tekanan inflasi jangka menengah tetap tidak berubah dan bank sentral siap untuk melakukan intervensi di pasar Valas jika diperlukan
Leia mais Next