USD/CHF Melemah ke Dekat 0,7800 karena Ketegangan Timur Tengah Mengangkat Franc Swiss
- USD/CHF turun mendekati 0,7805 pada awal sesi Eropa hari Rabu.
- Ketegangan yang meningkat di Timur Tengah dapat mendorong Franc Swiss, tetapi intervensi verbal dari SNB mungkin membatasi kenaikannya.
- Para pedagang menunggu data CPI Swiss dan PMI Jasa AS yang akan dirilis nanti pada hari Rabu.
Pasangan mata uang USD/CHF kehilangan daya tarik ke sekitar 0,7805 selama awal sesi Eropa pada hari Rabu. Franc Swiss (CHF) menguat terhadap Greenback karena aliran safe-haven yang berasal dari ketegangan di Timur Tengah.
Serangan AS dan Israel terhadap Iran dan Lebanon terus berlanjut, dengan serangan di sebuah hotel dekat Beirut dan gedung Majelis Ahli di kota Qom, Iran. Teheran terus melakukan serangan balasan terhadap Israel dan target-target AS di Timur Tengah, dengan laporan serangan di kedutaan AS di Dubai dan sebuah pelabuhan di kota Fujairah di Uni Emirat Arab. Risiko geopolitik yang meningkat terus mendorong para pedagang menuju Franc Swiss, mata uang safe-haven, dalam jangka pendek.
Swiss National Bank (SNB) pada hari Senin memberikan intervensi verbal yang agresif, menandakan kesediaan untuk melawan apresiasi 'berlebihan' CHF. Hal ini, pada gilirannya, mungkin membatasi kenaikan CHF dan bertindak sebagai angin belakang bagi pasangan mata uang ini.
"Kami siap untuk melakukan intervensi di pasar valuta asing untuk melawan apresiasi cepat dan berlebihan dari franc Swiss, yang membahayakan stabilitas harga di Swiss," kata SNB dalam sebuah pernyataan.
Indeks Harga Konsumen (CPI) Swiss dan laporan Indeks Manajer Pembelian (PMI) Jasa ISM AS untuk bulan Februari akan menjadi sorotan nanti pada hari Rabu. Jika pembacaan PMI Jasa AS lebih baik dari yang diharapkan, ini mungkin memperkuat Federal Reserve (The Fed) AS untuk mengadopsi sikap yang lebih hawkish dan mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama.
Pertanyaan Umum Seputar Franc Swiss
Franc Swiss (CHF) adalah mata uang resmi Swiss. Franc Swiss termasuk dalam sepuluh mata uang yang paling banyak diperdagangkan secara global, dengan volume yang jauh melampaui ukuran ekonomi Swiss. Nilainya ditentukan oleh sentimen pasar secara luas, kesehatan ekonomi negara atau tindakan yang diambil oleh Bank Nasional Swiss (SNB), di antara faktor-faktor lainnya. Antara tahun 2011 dan 2015, Franc Swiss dipatok terhadap Euro (EUR). Patokan tersebut tiba-tiba dicabut, yang mengakibatkan peningkatan lebih dari 20% dalam nilai Franc, yang menyebabkan kekacauan di pasar. Meskipun patokan tersebut tidak berlaku lagi, peruntungan CHF cenderung sangat berkorelasi dengan peruntungan Euro karena ketergantungan tinggi ekonomi Swiss pada Zona Euro sebagai tetangga.
Franc Swiss (CHF) dianggap sebagai aset safe haven, atau mata uang yang cenderung dibeli oleh para investor saat pasar sedang tertekan. Hal ini dikarenakan status Swiss di mata dunia: ekonomi yang stabil, sektor ekspor yang kuat, cadangan bank sentral yang besar, atau sikap politik yang sudah lama netral dalam konflik global menjadikan mata uang negara tersebut sebagai pilihan yang baik bagi para investor yang menghindari risiko. Masa-masa sulit cenderung memperkuat nilai CHF terhadap mata uang lain yang dianggap lebih berisiko untuk diinvestasikan.
Bank Sentral Swiss (SNB) melakukan rapat sebanyak empat kali dalam setahun – sekali setiap kuartal, lebih sedikit dari bank sentral utama lainnya – untuk memutuskan kebijakan moneter. Bank tersebut menargetkan tingkat inflasi tahunan kurang dari 2%. Ketika inflasi berada di atas target atau diprakirakan akan berada di atas target di masa mendatang, bank ini akan mencoba mengendalikan pertumbuhan harga dengan menaikkan suku bunga kebijakannya. Suku bunga yang lebih tinggi umumnya positif bagi Franc Swiss (CHF) karena menyebabkan imbal hasil yang lebih tinggi, menjadikan negara tersebut tempat yang lebih menarik bagi para investor. Sebaliknya, suku bunga yang lebih rendah cenderung melemahkan CHF.
Rilis data ekonomi makro di Swiss merupakan kunci untuk menilai kondisi ekonomi dan dapat memengaruhi valuasi Franc Swiss (CHF). Ekonomi Swiss secara umum stabil, tetapi setiap perubahan mendadak dalam pertumbuhan ekonomi, inflasi, giro berjalan, atau cadangan mata uang bank sentral berpotensi memicu pergerakan CHF. Secara umum, pertumbuhan ekonomi yang tinggi, pengangguran yang rendah, dan keyakinan yang tinggi baik bagi CHF. Sebaliknya, jika data ekonomi menunjukkan momentum yang melemah, CHF kemungkinan akan terdepresiasi.
Sebagai negara dengan ekonomi kecil dan terbuka, Swiss sangat bergantung pada kesehatan ekonomi negara-negara tetangga di Zona Euro. Uni Eropa yang lebih luas merupakan mitra ekonomi utama Swiss dan sekutu politik utama, sehingga stabilitas kebijakan makroekonomi dan moneter di Zona Euro sangat penting bagi Swiss dan, dengan demikian, bagi Franc Swiss (CHF). Dengan ketergantungan seperti itu, beberapa model menunjukkan bahwa korelasi antara peruntungan Euro (EUR) dan CHF lebih dari 90%, atau mendekati sempurna.