Indeks Dolar AS tetap diam mendekati 99,00 menjelang data PDB dan inflasi PCE

  • Indeks Dolar AS stabil saat para pedagang bersikap hati-hati menjelang data ekonomi penting.
  • Greenback mendapat dukungan dari meredanya ketegangan geopolitik antara AS dan Eropa.
  • Presiden Trump mengatakan AS dan NATO telah menetapkan kerangka untuk kesepakatan Greenland di masa depan.

Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Dolar AS (USD) terhadap enam mata uang utama, mempertahankan posisinya setelah mencatatkan kenaikan moderat di sesi sebelumnya. DXY diperdagangkan sekitar 98,80 selama jam perdagangan sesi Asia pada hari Kamis. Para pedagang menunggu Klaim Tunjangan Pengangguran Awal mingguan, Produk Domestik Bruto yang Disetahunkan, dan data inflasi Belanja Konsumsi Pribadi (PCE) untuk sinyal baru dalam ekonomi AS.

Greenback mendapat dukungan di tengah meredanya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Eropa. Bloomberg melaporkan pada hari Rabu bahwa Presiden AS Donald Trump mengatakan ia akan mundur dari penerapan tarif pada barang-barang dari negara-negara Eropa yang menentang upayanya untuk mengambil alih Greenland. Ia mengatakan sebelumnya tidak ada "jalan kembali" pada ambisinya mengenai Greenland, di samping ancaman sebelumnya untuk menerapkan tarif baru sebesar 10% pada delapan negara Uni Eropa (UE).

Presiden Trump juga mencatat bahwa Amerika Serikat dan Organisasi Perjanjian Atlantik Utara (NATO) telah "membentuk kerangka kesepakatan di masa depan mengenai Greenland." Namun, ia tidak merinci parameter dari kerangka yang disebutkan, dan masih belum jelas apa yang akan dicakup dalam kesepakatan tersebut.

Pejabat Federal Reserve (The Fed) telah menunjukkan urgensi yang terbatas untuk melonggarkan kebijakan tanpa bukti yang lebih jelas bahwa inflasi bergerak secara berkelanjutan menuju target 2%, meskipun pasar masih memperhitungkan 50 basis poin pemotongan suku bunga di akhir tahun ini.

Pertanyaan Umum Seputar Dolar AS

Dolar AS (USD) adalah mata uang resmi Amerika Serikat, dan mata uang 'de facto' di sejumlah besar negara lain tempat mata uang ini beredar bersama mata uang lokal. Dolar AS adalah mata uang yang paling banyak diperdagangkan di dunia, mencakup lebih dari 88% dari seluruh perputaran valuta asing global, atau rata-rata $6,6 triliun dalam transaksi per hari, menurut data dari tahun 2022. Setelah perang dunia kedua, USD mengambil alih posisi Pound Sterling Inggris sebagai mata uang cadangan dunia. Selama sebagian besar sejarahnya, Dolar AS didukung oleh Emas, hingga Perjanjian Bretton Woods pada tahun 1971 ketika Standar Emas menghilang.

Faktor tunggal terpenting yang memengaruhi nilai Dolar AS adalah kebijakan moneter, yang dibentuk oleh Federal Reserve (The Fed). The Fed memiliki dua mandat: mencapai stabilitas harga (mengendalikan inflasi) dan mendorong lapangan kerja penuh. Alat utamanya untuk mencapai kedua tujuan ini adalah dengan menyesuaikan suku bunga. Ketika harga naik terlalu cepat dan inflasi berada di atas target The Fed sebesar 2%, The Fed akan menaikkan suku bunga, yang membantu nilai USD. Ketika inflasi turun di bawah 2% atau Tingkat Pengangguran terlalu tinggi, The Fed akan menurunkan suku bunga, yang membebani Greenback.

Dalam situasi ekstrem, Federal Reserve juga dapat mencetak lebih banyak Dolar dan memberlakukan pelonggaran kuantitatif (QE). QE adalah proses di mana Fed secara substansial meningkatkan aliran kredit dalam sistem keuangan yang macet. Ini adalah langkah kebijakan nonstandar yang digunakan ketika kredit telah mengering karena bank tidak akan saling meminjamkan (karena takut gagal bayar oleh rekanan). Ini adalah pilihan terakhir ketika hanya menurunkan suku bunga tidak mungkin mencapai hasil yang diinginkan. Itu adalah senjata pilihan The Fed untuk memerangi krisis kredit yang terjadi selama Krisis Keuangan Besar pada tahun 2008. Hal ini melibatkan The Fed yang mencetak lebih banyak Dolar dan menggunakannya untuk membeli obligasi pemerintah AS terutama dari lembaga keuangan. QE biasanya menyebabkan Dolar AS melemah.

Pengetatan kuantitatif (QT) adalah proses sebaliknya di mana Federal Reserve berhenti membeli obligasi dari lembaga keuangan dan tidak menginvestasikan kembali pokok dari obligasi yang dimilikinya yang jatuh tempo dalam pembelian baru. Hal ini biasanya positif bagi Dolar AS.

USD/CHF Bertahan pada Pergerakan Pemulihan Rabu Dekat 0,7950 di Pasar Risk-On

Pasangan mata uang USD/CHF bertahan pada pergerakan pemulihan hari Rabu di dekat 0,7950 selama sesi perdagangan Asia akhir pada hari Kamis
Devamını oku Previous

Keyakinan Konsumen Disesuaikan Belanda Januari: -23 versus Sebelumnya -21

Keyakinan Konsumen Disesuaikan Belanda Januari: -23 versus Sebelumnya -21
Devamını oku Next