Neraca Perdagangan Indonesia Januari–Oktober 2025 Sebesar $35,88 Miliar, Surplus 66 Bulan Berturut-turut

Neraca Perdagangan Indonesia selama Januari–Oktober 2025 adalah $35,88 miliar yang naik $10,98 miliar dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Dengan demikian kenaikan ini menunjukkan bahwa neraca perdagangan surplus untuk 66 bulan berturut-turut.

Total nilai ekspor Indonesia pada Oktober 2025 turun 2,31% tahun-ke-tahun yang sebagian besar karena penurunan nilai ekpor migas, angkanya lebih kecil dari sebelumnya yang tumbuh 11,41%. Sementara total nilai impor untuk periode dan basis yang sama juga mengalami penurunan 1,15% dari kenaikan 7,17%. Faktor utama penurunan tersebut didorong oleh penurunan impor migas.

Reaksi Pasar

USD/IDR berada di 16.658 yang naik 0,01% pada basis harian di seputar rilis data Neraca Perdagangan Indonesia.

Indikator Ekonomi

Neraca Perdagangan

Neraca Perdagangan yang dirilis oleh Statistik Indonesia adalah keseimbangan antara ekspor dan impor barang dan jasa secara keseluruhan. Nilai yang positif menunjukkan surplus perdagangan, sedangkan nilai negatif menunjukkan defisit perdagangan. Jika permintaan dalam pertukaran untuk ekspor Indonesia yang stabil terlihat, Rupiah akan menerima efek positif (atau bullish), sebaliknya akan memiliki efek negatif (atau bearish).

Baca lebih lanjut

Rilis terakhir: Sen Des 01, 2025 04.00

Frekuensi: Bulanan

Aktual: $2.4M

Konsensus: -

Sebelumnya: $4.34M

Sumber:

USD/CAD Rebound di Atas 1,3950 Meskipun Data PDB Kanada yang Positif

Pasangan mata uang USD/CAD pulih sedikit dari kerugian menuju sekitar 1,3980 selama perdagangan sesi Asia pada hari Senin. Potensi kenaikan mungkin terbatas di tengah meningkatnya taruhan penurunan suku bunga Federal Reserve (The Fed) AS bulan ini
Devamını oku Previous

Inflation (MoM) Indonesia November Merosot ke 0.17% dari Sebelumnya 0.28%

Inflation (MoM) Indonesia November Merosot ke 0.17% dari Sebelumnya 0.28%
Devamını oku Next