WTI Pulih di Atas $68,50 karena Kejutan Besar pada Minyak Mentah

  • Harga WTI pulih mendekati $68,75 di awal sesi Asia hari Rabu.
  • Stok minyak mentah AS turun 5,935 juta barel minggu lalu, menurut API pada hari Selasa.
  • Kemungkinan kesepakatan perdamaian Timur Tengah membatasi kenaikan WTI.

West Texas Intermediate (WTI), patokan minyak mentah AS, diperdagangkan di sekitar $68,75 pada hari Rabu. Harga WTI naik tipis di tengah ketidakpastian industri minyak AS dan kejutan besar pada minyak mentah.

Presiden AS terpilih Donald Trump mengatakan bahwa ia akan mengenakan tarif 25% untuk semua produk yang masuk ke AS dari Meksiko dan Kanada. Industri minyak AS mungkin akan menghadapi prospek yang tidak dapat diprediksi jika Trump menindaklanjuti tarif yang dijanjikannya untuk impor dari negara-negara ini.

"Ini jelas akan menjadi tarif yang sangat mengganggu secara ekonomi jika diberlakukan," kata Josh Zive, kepala sekolah senior di Bracewell LLP, kepada S&P Global Commodity Insights. "Ini adalah apa yang, mungkin pada awalnya, pada akhirnya membujuk mereka untuk tidak memberlakukannya-sektor energi adalah salah satu yang akan terkena dampak paling dramatis dari tarif semacam ini," tambah Zive.

Penurunan persediaan minyak mentah AS minggu lalu dapat meningkatkan harga emas hitam ini. Laporan mingguan American Petroleum Institute (API) menunjukkan stok minyak mentah di Amerika Serikat untuk minggu yang berakhir pada tanggal 22 November turun 5,935 juta barel, dibandingkan dengan kenaikan 4,753 juta barel pada minggu sebelumnya. Konsensus pasar memprakirakan bahwa stok akan meningkat hanya sebesar 250.000 barel.

Para investor akan memantau dengan seksama perkembangan seputar ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung di Timur Tengah. Pada hari Selasa, Israel menyetujui sebuah perjanjian gencatan senjata dengan militan Hizbullah Lebanon yang akan mengakhiri pertempuran selama hampir 14 bulan yang terkait dengan perang di Jalur Gaza, demikian menurut AP News. Meredanya risiko geopolitik dapat menyeret harga WTI lebih rendah.

Pertanyaan Umum Seputar Minyak WTI

Minyak WTI adalah jenis minyak mentah yang dijual di pasar internasional. WTI adalah singkatan dari West Texas Intermediate, salah satu dari tiga jenis utama termasuk Brent dan Dubai Crude. WTI juga disebut sebagai "ringan" dan "manis" karena gravitasi dan kandungan sulfurnya yang relatif rendah. Minyak ini dianggap sebagai minyak berkualitas tinggi yang mudah dimurnikan. Minyak ini bersumber dari Amerika Serikat dan didistribusikan melalui hub Cushing, yang dianggap sebagai "Persimpangan poina Dunia". Minyak ini menjadi patokan untuk pasar minyak dan harga WTI sering dikutip di media.

Seperti semua aset, penawaran dan permintaan merupakan pendorong utama harga minyak WTI. Dengan demikian, pertumbuhan global dapat menjadi pendorong peningkatan permintaan dan sebaliknya untuk pertumbuhan global yang lemah. Ketidakstabilan politik, perang, dan sanksi dapat mengganggu pasokan dan memengaruhi harga. Keputusan OPEC, sekelompok negara penghasil minyak utama, merupakan pendorong utama harga lainnya. Nilai Dolar AS memengaruhi harga minyak mentah WTI, karena minyak sebagian besar diperdagangkan dalam Dolar AS, sehingga Dolar AS yang lebih lemah dapat membuat minyak lebih terjangkau dan sebaliknya.

Laporan inventaris minyak mingguan yang diterbitkan oleh American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Agency (EIA) memengaruhi harga minyak WTI. Perubahan inventaris mencerminkan fluktuasi pasokan dan permintaan. Jika data menunjukkan penurunan inventaris, ini dapat mengindikasikan peningkatan permintaan, yang mendorong harga minyak naik. Inventaris yang lebih tinggi dapat mencerminkan peningkatan pasokan, yang mendorong harga turun. Laporan API diterbitkan setiap hari Selasa dan EIA pada hari berikutnya. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% dari satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah.

OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) adalah kelompok yang terdiri dari 12 negara penghasil minyak yang secara kolektif memutuskan kuota produksi untuk negara-negara anggota pada pertemuan dua kali setahun. Keputusan mereka sering kali memengaruhi harga minyak WTI. Ketika OPEC memutuskan untuk menurunkan kuota, pasokan dapat diperketat, sehingga harga minyak naik. Ketika OPEC meningkatkan produksi, efeknya justru sebaliknya. OPEC+ mengacu pada kelompok yang diperluas yang mencakup sepuluh anggota non-OPEC tambahan, yang paling menonjol adalah Rusia.

 

Pekerjaan Konstruksi yang Selesai Australia Untuk 3Q Di Atas Perkiraan (0.3%): Aktual (1.6%)

Pekerjaan Konstruksi yang Selesai Australia Untuk 3Q Di Atas Perkiraan (0.3%): Aktual (1.6%)
আরও পড়ুন Previous

Inflasi IHK Bulanan Australia Stabil pada 2,1% YoY di Bulan Oktober versus 2,3% yang Diprakirakan

Indeks Harga Konsumen (IHK) bulanan Australia naik 2,1% di tahun ini hingga Oktober, dibandingkan dengan kenaikan 2,1% yang terlihat di bulan September, menurut data yang diterbitkan oleh Biro Statistik Australia (ABS) pada hari Rabu. Prakiraan pasar adalah untuk pertumbuhan 2,3% pada periode yang dilaporkan.
আরও পড়ুন Next