BRIS Mencapai Tertinggi Baru Sepanjang Masa di 3.180, Menantikan Keputusan Suku Bunga Bank Indonesia dan The Fed

  • BRIS mencatatkan rekor tertinggi baru sepanjang masa, naik 77,01% YTD.
  • Indonesia mencatatkan surplus perdagangan untuk bulan ke 52 berturut-turut.
  • IHSG juga menorehkan tertinggi baru sepanjang masa di 7.854,01.

Saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) diperdagangkan di 3.100, naik 8,39% hari ini. BRIS dibuka di 2.860 dan mencatatkan terendah hari di 2.850 dalam satu jam pertama perdagangan. Di jam yang sama, saham ini naik dan mencatatkan tertinggi baru sepanjang masa di 3.180 dan mundur sedikit menuju penutupan sesi pertama. BRIS dalam tren naik sejak awal tahun, mencatatkan kenaikan 77,01% year-to-date (YTD). Saham ini membuka tahun 2024 di 1.740 per lembar saham.

Sejauh ini tidak ada berita spesifik yang mendorong saham ini naik ke tertinggi baru sepanjang masa dari sisi fundamental kecuali sentimen positif dari data Neraca Perdagangan Agustus Indonesia yang mencatatkan peningkatan surplus ke USD2,89 miliar dibandingkan prakiraan USD1,96 miliar dan sebelumnya USD0,47 miliar, surplus selama 52 bulan berturut-turut.

Para investor menantikan hasil dari Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang akan diumumkan Rabu 18 September 2024. Tidak ada konsensus untuk hasil keputusan ini setelah Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI Rate di 6,25% pada bulan Agustus. Sebagai infomasi tambahan, The Fed akan membuat keputusan suku bunga beberapa jam setelah keputusan BI.

The Fed akan mengumumkan keputusan pada Rabu, 18 September 2024 pukul 18:00 GMT (Kamis, 01:00 WIB). Pasar memprakirakan The Fed akan menurunkan suku bunga, tetapi masih terpecah soal besaran penurunan suku bunga antara 50 atau 25 bp. Menurut FedWatch Tool dari CME Group, pasar menilai probabilitas 60% The Fed akan menurunkan suku bunga 50 bp pada bulan ini. Keputusan suku bunga The Fed tidak hanya bisa berpengaruh pada saham-saham perbankan, tetapi juga pada pasar-pasar secara keseluruhan.

Dalam lingkup yang lebih besar, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Indonesia juga mencatatkan tertinggi baru sepanjang masa di 7.854,01 dalam satu jam pertama perdagangan sebelum saat ini menjauh dari tertinggi tersebut di 7.819,66 pada saat penulisan. Kenaikan IHSG tampaknya didorong oleh data neraca perdagangan yang disebutkan di atas. Indeks dalam tren naik yang kuat sejak mencatatkan terendah 2024 di 6.698,84 pada 19 Juni 2024. IHSG sejauh ini naik 10,71% YTD.

Di sisi atas, tidak ada yang menghalangi BRIS selain tertinggi baru sepanjang masa di 3.180. Saham ini perlu melewati level tersebut untuk kembali menorehkan tertinggi baru sepanjang masa. Sedangkan untuk sisi bawah, saham ini ditopang oleh 2.540 (terendah 4 September 2024), 2.360 (terendah 5 Agustus 2024), dan 2.090 (terendah 10 Juni 2024).

Grafik Harian BRIS

EUR/GBP Diperdagangkan Datar di Atas 0,8400, Fokus pada Data Inflasi Inggris/Zona Euro Bulan Agustus

Pasangan EUR/GBP tetap stabil di sekitar 0,8420 pada hari Selasa selama awal jam perdagangan Eropa. Penurunan suku bunga Bank Sentral Eropa (ECB) dan prakiraan pertumbuhan yang lebih rendah dapat semakin membebani Euro (EUR) dalam waktu dekat. Investor menunggu data inflasi Inggris dan Zona Euro bulan Agustus pada hari Rabu untuk mendapatkan dorongan baru. Pada hari Kamis, keputusan suku bunga Bank of England (BoE) akan menjadi sorotan.
Devamını oku Previous

Poundsterling Pertahankan Kenaikan Jelang Data Inflasi Inggris, Keputusan Kebijakan The Fed-BoE

Poundsterling (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) tetapi mempertahankan penguatan dekat support angka bulat 1,3200 pada sesi London hari Selasa. Prospek pasangan GBP/USD tetap kuat karena Dolar AS tetap tertekan menjelang keputusan kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) pada hari Rabu.
Devamını oku Next