Harga Emas Bertahan di Dekat Rekor Tertinggi Menjelang Pertemuan Penting FOMC Pekan Ini

  • Harga emas diperdagangkan dengan bias positif ringan di dekat puncak sepanjang masa yang disentuh pada hari Jumat.
  • Meningkatnya spekulasi untuk pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 50 bp di akhir bulan ini terus menjadi penarik.
  • Para pembeli saat ini menunggu risiko-risiko peristiwa penting bank sentral pekan ini sebelum memasang taruhan baru.

Harga emas (XAU/USD) bertahan stabil di dekat level tertinggi sepanjang masa, di sekitar area $2.580 selama sesi Asia pada hari Senin di tengah volume perdagangan yang relatif tipis karena adanya hari libur di Tiongkok dan Jepang. Selain itu, para pedagang memilih untuk absen menjelang risiko-risiko peristiwa penting bank sentral pekan ini, terutama hasil dari pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) selama dua hari. Federal Reserve (The Fed) dijadwalkan untuk mengumumkan keputusannya pada hari Rabu, yang akan diikuti oleh pertemuan kebijakan Bank of England (BoE) dan Bank of Japan (BoJ) pada hari Kamis dan Jumat.

Sementara itu, meningkatnya spekulasi pelonggaran kebijakan yang lebih agresif oleh The Fed, didukung oleh tanda-tanda meredanya tekanan inflasi di Amerika Serikat (AS), membuat imbal hasil obligasi pemerintah AS tertekan di dekat level terendah tahun 2024. Hal ini, pada gilirannya, terus membebani Dolar AS (USD) dan mendukung harga Emas yang tidak memberikan imbal hasil. Selain itu, ketidakpastian politik AS menjelang pemilu November dan risiko geopolitik yang terus berlanjut semakin mendukung permintaan logam mulia safe haven. Meskipun begitu, sentimen pasar yang optimis menahan para pembeli untuk membuat posisi baru dan seharusnya membatasi komoditas ini.

Intisari Penggerak Pasar Harian: Harga Emas Tetap Didukung oleh Bias Penjualan USD yang Terinspirasi oleh Dovish-nya The Fed

  • Para pedagang menaikkan spekulasi penurunan suku bunga besar-besaran oleh Federal Reserve di tengah tanda-tanda bahwa inflasi di AS mereda, yang terus mendukung logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil.
  • Menurut FedWatch Tool CME Group, prakiraan pasar saat ini mengindikasikan lebih dari 50% peluang bahwa bank sentral AS akan menurunkan biaya pinjaman sebesar 50 basis poin di akhir pekan ini.
  • Ekspektasi ini didorong oleh laporan Indeks Harga Konsumen (IHK) dan Indeks Harga Produsen (IHP) AS yang lebih lemah pekan lalu, yang memberikan bukti lebih lanjut mengenai berkurangnya tekanan inflasi.
  • Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun berada di dekat level terendah sejak Mei 2023, sementara Dolar AS masih berada di dekat level terendah YTD yang disentuh bulan lalu.
  • Laporan percobaan pembunuhan kedua terhadap kandidat presiden dari Partai Republik Donald Trump di klub golfnya di Florida pada hari Ahad semakin mendukung permintaan terhadap emas sebagai aset aman.
  • Perang Rusia-Ukraina yang berlarut-larut, bersama dengan meningkatnya ketidakstabilan dan risiko eskalasi lebih lanjut dari ketegangan di Timur Tengah, ternyata menjadi faktor lain yang mendukung XAU/USD.
  • Namun, para pedagang bullish tampaknya enggan untuk memasang posisi baru dan lebih memilih untuk menunggu hasil rapat kebijakan moneter FOMC yang sangat dinanti-nantikan pada hari Rabu sebelum memasang posisi baru.
  • Investor pekan ini akan lebih lanjut mengambil isyarat dari pertemuan kebijakan Bank of England dan Bank of Japan, yang dapat meningkatkan volatilitas di pasar dan mendorong  logam mulia ini.

Prospek Teknis: Harga Emas Dapat Berhenti Sejenak di Dekat Batas Saluran Naik Atas di Sekitar $2.600

Dari perspektif teknis, pergerakan naik baru-baru ini di sepanjang saluran naik sejak Juni menunjukkan tren naik yang mapan dan mendukung prospek kenaikan tambahan. Meskipun demikian, Relative Strength Index (RSI) pada grafik harian hampir menembus zona overbought, sehingga perlu diwaspadai oleh para pedagang bullish. Oleh karena itu, setiap pergerakan naik selanjutnya kemungkinan besar akan menghadapi resistance yang kuat dan tetap terbatas` di dekat ujung atas saluran miring ke atas, yang saat ini dipatok di dekat angka $2.600. Posisi tersebut akan bertindak sebagai titik penting utama, yang jika ditembus dengan pasti akan menandai terobosan baru dan membuka jalan untuk apresiasi lebih lanjut.

Di sisi lain, area $2.565-2.564 saat ini tampaknya melindungi penurunan terdekat di depan breakpoint resistance kuat $2.532-2.530. Penurunan lebih lanjut lebih mungkin akan menarik pembeli baru dan tetap terbatas di dekat angka psikologis $2.500. Namun, beberapa aksi jual lanjutan di bawah area $2.485 dapat membuat harga Emas rentan untuk mempercepat penurunan menuju support horizontal $2.470 dalam perjalanan menuju pertemuan $2.464. Yang terakhir ini terdiri dari support saluran naik dan Simple Moving Average (SMA) 50-hari, yang jika ditembus dengan pasti dapat menggeser bias jangka pendek yang mendukung pedagang bearish.

USD/CAD Melemah di Bawah 1,3600 di Tengah Spekulasi Penurunan Suku Bunga the Fed

Pasangan USD/CAD melemah di dekat 1,3575 selama jam perdagangan Asia pada hari Senin, tertekan oleh Dolar AS (USD) yang lebih lemah. Keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed) akan menjadi pusat perhatian pada hari Rabu. Para investor akan memantau seberapa agresif bank sentral AS akan menurunkan suku bunga.
อ่านเพิ่มเติม Previous

WTI Turun di Bawah $68,00 di Tengah Kekhawatiran Permintaan Baru Setelah Data Makro Tiongkok yang Suram

Harga minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) menarik beberapa penjual selama sesi Asia pada hari Senin dan saat ini diperdagangkan tepat di bawah angka bulat $68,00, turun lebih dari 0,60% untuk hari ini.
อ่านเพิ่มเติม Next