GBP/USD Bertahan di Bawah 1,2850, Seluruh Fokus Tertuju pada Keputusan Suku Bunga The Fed

  • GBP/USD memangkas kerugian di sekitar 1,2840 di awal sesi Asia hari Rabu.
  • The Fed diantisipasi akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan kebijakan moneter bulan Juli pada hari Rabu.
  • GBP melemah di tengah spekulasi bahwa BoE akan mulai memangkas suku bunga dari pertemuan bulan Agustus.

Pasangan mata uang GBP/USD tetap bertahan di dekat 1,2840 selama awal jam perdagangan Asia hari Rabu. Pasar mungkin akan menjadi lebih berhati-hati menjelang Keputusan Suku Bunga Federal Reserve (The Fed) pada hari Rabu, diikuti oleh pertemuan kebijakan Bank of England (BoE) pada hari Kamis.

The Fed diprakirakan akan mempertahankan suku bunga stabil pada pertemuan kebijakan moneter bulan Juli pada hari Rabu. Bank sentral AS telah mempertahankan suku bunga acuannya pada kisaran 5,25%-5,50% sejak Juli 2023, yang merupakan periode kebijakan moneter ketat terpanjang dalam beberapa dekade terakhir.

Para pelaku pasar akan terus memantau pernyataan dari Ketua Jerome Powell untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah suku bunga kebijakan di masa depan. Pasar memprakirakan The Fed akan mulai melonggarkan kebijakannya paling cepat pada bulan September karena inflasi semakin mendekati target 2% The Fed.

Data yang dirilis pada hari Selasa menunjukkan bahwa Lowongan Kerja JOLTS AS turun menjadi 8,184 juta di bulan Juni, dibandingkan dengan angka revisi bulan Mei sebesar 8,23 juta, di atas ekspektasi pasar sebesar 8,03 juta. Sementara itu, Kepercayaan Konsumen AS naik menjadi 100,3 di bulan Juli dari angka revisi 97,8 di bulan Juni. Angka ini berada di atas konsensus pasar 99,7, menurut Conference Board.

Dari sisi GBP, para investor terus memperhitungkan potensi penurunan suku bunga oleh BoE pada hari Kamis, yang menyeret Poundsterling (GBP) lebih rendah terhadap USD. Para pedagang melihat peluang hampir 58% bahwa BoE akan menurunkan biaya pinjaman sebesar 25 basis poin (bp) menjadi 5%, Reuters melaporkan.

Diplomat Valas Tertinggi Jepang, Mimura: Intervensi Merupakan Langkah yang Diperlukan untuk Melawan Spekulasi

Atsushi Mimura, Wakil Menteri Keuangan Jepang yang baru ditunjuk untuk urusan internasional dan pejabat tinggi valuta asing, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg pada hari Senin bahwa "meskipun depresiasi yen baru-baru ini memiliki keuntungan dan kerugian, kerugiannya menjadi lebih nyata."
مزید پڑھیں Previous

PBOC Tetapkan Kurs Tengah USD/CNY pada 7,1346 versus 7,1364 Sebelumnya

Pada hari Rabu, People's Bank of China (PBOC) menetapkan kurs tengah USD/CNY untuk sesi perdagangan berikutnya di 7,1346, dibandingkan dengan penetapan hari sebelumnya di 7,1364 dan 7,2419 estimasi Reuters.
مزید پڑھیں Next