USD/JPY Berkonsolidasi di Atas 156,00 dalam Hitungan Mundur Kebijakan Suku Bunga BoJ/The Fed

  • USD/JPY diperdagangkan dalam kisaran ketat di atas 156,00 dengan fokus pada pertemuan kebijakan BoJ/The Fed.
  • BoJ diprakirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 10 bp dan mengungkapkan rencana tapering obligasi.
  • Investor melihat The Fed mempertahankan status quo.

Pasangan mata uang USD/JPY diperdagangkan bolak-balik dalam kisaran ketat di atas support penting 156,00 pada sesi Eropa hari Senin. Aset ini berubah datar dengan para investor yang berfokus pada pengumuman suku bunga oleh Bank of Japan (BoJ) dan Federal Reserve (The Fed), yang dijadwalkan pada hari Rabu.

Yen Jepang (JPY) stabil setelah menguat selama tiga minggu berturut-turut terhadap Dolar AS (USD) karena daya tarik safe-haven-nya yang optimis di tengah ketidakpastian politik di berbagai negara dan masalah ekonomi Tiongkok.

Ke depannya, para investor akan fokus pada pertemuan BoJ dimana para pengambil kebijakan diprakirakan akan memilih untuk menaikkan suku bunga sebesar 10 basis poin (bp) sebagai upaya menuju normalisasi kebijakan. BoJ juga akan mengungkap rencana untuk mengurangi operasi pembelian obligasi, yang akan menambah daya tarik Yen.

Sementara itu, sedikit pemulihan dalam Dolar AS telah menghentikan kenaikan mata uang-mata uang mayor untuk sementara. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, bergerak lebih tinggi mendekati 104,50.

Dolar AS naik karena para investor menjadi berhati-hati menjelang pertemuan kebijakan moneter The Fed dimana para pejabat diprakirakan akan mempertahankan suku bunga di kisaran 5,25%-5,50%. Para investor akan sangat fokus pada panduan suku bunga, yang diprakirakan akan tetap dovish. The Fed diprakirakan akan mengakui kemajuan dalam disinflasi dan menyoroti risiko kenaikan pada kondisi pasar tenaga kerja.

JPY: Dongeng tentang Volatilitas yang Berlebihan – Commerzbank

Pada pertemuan G20 di Brazil hari Jumat, Wakil Menteri Jepang Masato Kanda kembali menekankan bahwa Jepang harus merespon 'pergerakan berlebihan' di pasar valuta asing yang disebabkan oleh para spekulan. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pasar valuta asing terkadang digerakkan oleh para spekulan dan bahwa pergerakan nilai tukar tidak dapat dibenarkan secara fundamental, catat analis valuta asing dari Commerzbank, Michael Pfister.
Baca selengkapnya Previous

USD/CAD Terhenti di Bawah 1,3850 dengan Upaya Penurunan Terbatas

Rally Dolar AS tetap dibatasi di bawah 1,3850. Pasangan mata uang ini gagal menembus level tersebut pada percobaan terakhirnya di hari Senin dan memangkas kenaikan selama sesi Eropa, namun dengan upaya penurunan yang terlihat lemah sejauh ini.
Baca selengkapnya Next