USD/IDR Mendesak Resistance Dinamis, Rupiah Melemah di 16.226
- USD/IDR masih terus menekan resistance SMA 50, dengan Rupiah melemah di sekitar 16.226.
- Jumlah Uang Beredar (M2) Indonesia di bulan Juni tercatat meningkat ke Rp 9.026,2 triliun.
- Para pedagang memantau reaksi selanjutnya setelah pengunduran Joe Biden dari pilpres AS.
Rupiah (IDR) tertekan pada awal pekan ini, melanjutkan pelemahannya dari Kamis pekan lalu dan saat ini berada di sekitar 16.226. Pasangan USD/IDR menekan resistance dinamis yang merupakan Simple Moving Average (SMA) 50 pada grafik harian di 16.227.
Bank Indonesia (BI) telah merilis data Uang Beredar (M2) untuk bulan Juni, yang menunjukkan peningkatan sebesar 7,8% (yoy) atau sebesar Rp 9.026,2 triliun dari tingkat sebelumnya yang tercatat di 7,6% (yoy). BI menyebutkan dalam laporannya bahwa peningkatan tersebut karena dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit dan aktiva luar negeri bersih.
Saham-saham di Asia tampak merosot, dengan IHSG di buka di 7.316. Penurunan saham-saham Asia sejauh ini belum terlalu terbantu oleh pemangkasan suku bunga PBoC (People's Bank of China) yang menurunkan suku bunga acuan pinjaman (Loan Prime Rate/LPR) satu tahun sebesar 10 basis poin (bp) dari 3,45% menjadi 3,35% dan memangkas suku bunga acuan pinjaman lima tahun dari 3,95% ke 3,85%.
Meskipun Indeks Dolar AS (DXY) pulih dan bergerak di 104,31, Greenback masih tertekan karena harapan pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) di bulan September, selain itu para pedagang juga mencermati politik di AS yang akan memengaruhi pasar.
Presiden Joe Biden secara resmi telah mengumumkan pada hari Minggu bahwa ia mengundurkan diri dari pencalonan ulang dirinya di pemilihan presiden melawan Trump. Biden menyatakan dalam sebuah posting di X dengan menuliskan, "Saya percaya bahwa ini adalah kepentingan terbaik bagi partai saya dan negara bagi saya untuk mundur dan hanya berfokus pada pemenuhan tugas saya sebagai Presiden selama sisa masa jabatan saya."
Selanjutnya para pedagang akan memantau serangkaian data IMP AS pada hari Rabu, PDB dan PCE AS pendahuluan pada hari Kamis, kemudian Indeks Harga PCE AS pada hari Jumat.