EUR/USD Berkonsolidasi di Sekitar 1,0950 dalam Hitungan Mundur Menuju Pertemuan Kebijakan ECB
- EUR/USD diperdagangkan dalam kisaran ketat di sekitar 1,0950 dengan fokus pada pertemuan kebijakan ECB.
- ECB mungkin tidak akan mengumumkan penurunan suku bunga berikutnya.
- Prospek penurunan suku bunga The Fed yang kuat telah membebani Dolar AS.
EUR/USD berbalik sideways di sesi Eropa hari Kamis setelah menguat ke level tertinggi baru empat bulan di sekitar 1,0950 pada hari Rabu. Pasangan mata uang utama ini diprakirakan akan tetap tenang karena para investor absen menjelang pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB), yang akan diumumkan pada pukul 12:15 GMT (19:15 WIB).
ECB diprakirakan akan membiarkan suku bunga acuannya tidak berubah kali ini karena para pejabat telah menahan diri untuk tidak melakukan jalur pemangkasan suku bunga yang telah ditentukan sebelumnya di tengah kekhawatiran atas inflasi yang lengket di sektor jasa, yang dapat membalikkan proses disinflasi. Oleh karena itu, para investor akan mencari isyarat mengenai kapan ECB akan memangkas suku bunga lebih lanjut.
Presiden ECB Christine Lagarde mungkin tidak akan memberikan jalur penurunan suku bunga yang pasti dan akan menekankan perlunya lebih banyak data untuk mendapatkan keyakinan bahwa proses disinflasi tidak akan terhenti sebelum melonggarkan kebijakan lebih lanjut.
ECB mengumumkan penurunan suku bunga pertamanya di bulan Juni setelah mempertahankan kerangka kerja suku bunga yang ketat selama dua tahun untuk menjinakkan tekanan inflasi yang tinggi yang disebabkan oleh stimulus yang disebabkan oleh pandemi virus Corona. Alasan di balik pelonggaran sikap kebijakan yang ketat adalah keyakinan para pejabat bahwa risiko terhadap inflasi dan ekonomi seimbang dan tekanan harga akan kembali ke tingkat yang diinginkan sebesar 2%.
Saat ini, pasar keuangan memprakirakan bahwa ECB akan melakukan dua kali penurunan suku bunga lagi di tahun ini. ECB juga diprakirakan akan melakukan pemotongan suku bunga berikutnya di bulan September.
Intisari Penggerak Marlet Harian: EUR/USD Bergerak Naik Sementara Dolar AS Masih Tertekan
- EUR/USD berkonsolidasi di sekitar 1,0950 menjelang hasil kebijakan ECB. Prospek jangka pendek pasangan mata uang ini tetap kuat karena Dolar AS (USD) tetap rentan. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, terlihat rapuh di dekat level terendah lebih dari tiga bulan di 103,70.
- Dolar AS dapat melihat lebih banyak penurunan di tengah spekulasi kuat bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mulai menurunkan suku bunga dari pertemuan September. Ekspektasi optimis untuk penurunan suku bunga The Fed telah dipicu oleh meredanya tekanan harga dan mendinginnya kondisi pasar tenaga kerja. Laporan Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan Juni menunjukkan bahwa tekanan inflasi umum dan inflasi inti tahunan melambat pada laju yang lebih cepat dari perkiraan.
- Beige Book The Fed, yang dirilis pada hari Rabu, menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan mengalami pertumbuhan moderat dan permintaan tenaga kerja yang lebih lambat dari akhir Mei hingga awal Juli. Data ketenagakerjaan terbaru juga menunjukkan bahwa Tingkat Pengangguran naik menjadi 4,1%, tertinggi sejak Desember 2021.
- Sementara itu, angka inflasi baru-baru ini juga telah meningkatkan kepercayaan diri para pembuat kebijakan bahwa inflasi akan kembali ke jalur target 2%. Pada hari Rabu, Gubernur The Fed Christopher Waller menyampaikan keyakinan atas moderasi di pasar tenaga kerja dan inflasi. Ketika ditanya mengenai penurunan suku bunga, Waller mengatakan, "Saya yakin kita semakin dekat pada saat penurunan suku bunga acuan diperlukan," demikian Reuters melaporkan.
Analisis Teknis: EUR/USD Tetap Berada di dalam Kisaran Perdagangan Hari Rabu
EUR/USD diperdagangkan sideways di sekitar 1,0950, di dalam kisaran perdagangan hari Rabu menjelang pertemuan kebijakan ECB. Pasangan mata uang utama ini tetap menguat setelah menembus formasi Symmetrical Triangle pada kerangka waktu harian. Terobosan pada pola grafik yang disebutkan di atas menghasilkan kenaikan yang lebih luas dan volume yang besar.
Prospek jangka pendek pasangan mata uang utama ini adalah bullish karena Exponential Moving Average (EMA) 20-hari di dekat 1,0816 bergerak lebih tinggi.
Relative Strength Index (RSI) 14-hari bergeser ke kisaran bullish 60,00-80,00, menunjukkan momentum kenaikan yang kuat.
Pasangan mata uang ini diprakirakan akan melanjutkan kenaikan menuju level tertinggi 8 Maret di dekat 1,0980. Sebaliknya, pergerakan turun di bawah support level bulat di 1,0800 dapat melemahkan pasangan mata uang ini.
