USD/IDR Melanjutkan Pemulihannya, Rupiah Bergerak di Sekitar 16.212, Tunggu Penjualan Ritel AS
- USD/IDR masih melanjutkan pemulihannya di sekitar level 16.212.
- Meningkatnya peluang kemenangan Trump mendukung Dolar AS.
- Penjualan Ritel AS bulan Juni akan dicermati oleh para pedagang malam ini.
Pasangan USD/IDR masih melanjutkan pemulihannya dan diperdagangkan di sekitar level 16.212 pada pagi hari ini, setelah ditutup kemarin dengan candlestick berwarna hijau di 16.214 yang terseret oleh penguatan Dolar AS.
Indeks Dolar AS (DXY) tetap mengarah ke sisi atas memasuki hari kedua pemulihannya, saat ini sedang bergerak di 104,35. DXY menghentikan pelemahannya setelah menyentuh terendah di 104,04 pada hari Jumat lalu, dan setelah peristiwa aksi penembakan Trump saat berkampanye pada hari Sabtu kemarin.
Peluang bagi Trump untuk memenangkan pemilihan presiden 2024 meningkat setelah peristiwa tersebut yang menggeser petahana Joe Biden. Menurut Analis Senior FXStreet, Yohay Elam, “Saya memprakirakan para investor akan tetap terpaku pada jajak pendapat, yang menunjukkan seberapa besar upaya pembunuhan yang mengerikan itu menguntungkan Trump. Jika dia mendapat dorongan, tren (Dolar AS) saat ini akan berlanjut.”
Kemarin, Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia merilis data Neraca Perdagangan untuk bulan Juni, surplus telah turun ke $2,39 Miliar, lebih rendah dari angka sebelumnya di $2,92 Miliar (direvisi dari $2,93 Miliar) dan di bawah prakiraan di $2,98 Miliar. Bank Indonesia (BI) memandang surplus neraca perdagangan tersebut positif untuk menopang ketahanan eksternal perekonomian Indonesia lebih lanjut.
Surplus dalam Neraca Perdagangan Indonesia tersebut terdorong oleh meningkatnya ekspor nonmigas – lemak dan minyak hewani atau nabati, serta produk manufaktur seperti mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya, terutama ke negara-negara Tiongkok, Amerika Serikat, dan India. Berkurangnya surplus ini sedikit menekan Rupiah (IDR).
Malam ini, para pedagang akan memantau data Penjualan Ritel AS bulan Juni yang diterbitkan oleh Biro Sensus Amerika Serikat pada pukul 12:30 GMT (19:30 WIB). Penjualan Ritel bulan-ke-bulan diprakirakan akan lebih rendah di 0% dari tingkat sebelumnya 0,1%. Besok, para pedagang di sesi Asia akan mencermati keputusan suku bunga BI.