GBP Dekati Tertinggi Tahunan di 1,2870 karena Kuatnya PDB Inggris, Spekulasi Penurunan Suku Bunga BoE Memudar

  • Pound Sterling berkinerja kuat terhadap Dolar AS dan mata uang lainnya karena pertumbuhan PDB Inggris yang lebih cepat dan penurunan prospek pemangkasan suku bunga BoE.
  • Ekonomi Inggris berekspansi pada laju yang lebih cepat yaitu 0,4% di bulan Mei, mengalahkan estimasi 0,2%.
  • Para investor menunggu data inflasi AS untuk mendapatkan petunjuk baru mengenai tingkat suku bunga The Fed.

Poundsterling (GBP) menguat mendekati 1,2870 dan mendekati level tertinggi tahun ini terhadap Dolar AS (USD) di sesi London hari Kamis. Pasangan GBP/USD menguat karena beberapa faktor penarik, seperti melemahnya Dolar AS akibat spekulasi kuat bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mulai menurunkan suku bunga pada bulan September dan prospek optimis untuk mata uang Inggris di tengah pelonggaran spekulasi penurunan suku bunga awal Bank of England (BoE) dan laporan Produk Domestik Bruto (PDB) Britania Raya (Inggris) yang kuat untuk bulan Mei.

Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, turun kembali setelah gagal melanjutkan pemulihan di atas resistance terdekat di 105,20.

Greenback berada di bawah tekanan karena Ketua The Fed Jerome Powell mengisyaratkan beberapa kemajuan disinflasi dalam komentar kesaksian Kongres semi-tahunannya. Powell menahan diri untuk tidak mengumumkan kemenangan atas inflasi tetapi meyakinkan bahwa para pengambil kebijakan sangat fokus pada jalur menuju stabilitas harga.

Pada sesi hari Kamis, investor akan sangat fokus pada Indeks Harga Konsumen (IHK) Amerika Serikat (AS) untuk bulan Juni, yang akan memberikan isyarat tentang ekspektasi pasar potensial untuk penurunan suku bunga The Fed pada bulan September. Para ekonom memprakirakan bahwa inflasi inti, yang tidak termasuk makanan bergejolak dan energi, tumbuh stabil sebesar 0,2% dan 3,4% secara bulanan dan tahunan. Inflasi tahunan diprakirakan melambat menjadi 3,1% dari angka bulan Mei sebesar 3,3%, sementara angka bulanan diprakirakan tumbuh 0,1% setelah sebelumnya tidak berubah.

Intisari Penggerak Pasar Harian: Pound Sterling Mengungguli Dolar AS Menjelang Rilis data Inflasi AS

  • Pound Sterling mengungguli mata uang utama lainnya pada hari Kamis karena ekonomi Inggris tumbuh pada laju yang lebih cepat di bulan Mei dan dipertahankannya sikap hawkish oleh para pengambil kebijakan BoE. Kantor Statistik Nasional Inggris (ONS) telah melaporkan bahwa ekonomi berekspansi dengan kuat sebesar 0,4% dari estimasi 0,2% dan kinerja yang stagnan yang tercatat pada bulan April.
  • ONS Inggris juga menunjukkan bahwa Produksi Industri dan Manufaktur bulanan tumbuh sesuai dengan ekspektasi setelah mengalami kontraksi di bulan April, sementara angka tahunan meleset dari estimasi. Produksi Industri dan Manufaktur bulanan masing-masing naik 0,2% dan 0,4%. Secara tahunan, Produksi Industri dan Manufaktur tumbuh pada laju yang lebih lambat masing-masing sebesar 0,4% dan 0,6%. Data pabrik telah kembali ke jalur positif setelah mengalami kontraksi dengan laju yang lebih kuat di bulan April, menunjukkan pemulihan yang kuat di dalam negeri dan permintaan keseluruhan untuk produk pabrik.
  • Sementara itu, para pengambil kebijakan Bank of England (BoE) telah menekan ekspektasi penurunan suku bunga di bulan Agustus. Pada hari Rabu, pengambil kebijakan BoE Catherine Mann memperingatkan bahwa penurunan inflasi utama tahunan ke target 2% hanyalah "touch and go". Mann menambahkan bahwa tekanan harga dapat meningkat lagi dan tetap berada di atas tingkat yang dibutuhkan selama sisa tahun ini. Ia mengindikasikan bahwa sikapnya akan tetap hawkish hingga ia melihat adanya penurunan yang berkelanjutan pada inflasi jasa dan pertumbuhan upah.
  • Pekan ini, pengambil kebijakan BoE Jonathan Haskel juga mempertahankan panduan hawkish pada suku bunga karena pertumbuhan upah yang masih tinggi. Haskel mengatakan: "Saya lebih suka mempertahankan suku bunga sampai ada lebih banyak kepastian bahwa tekanan inflasi yang mendasari telah mereda secara berkelanjutan", demikian Reuters melaporkan.

Analisis Teknis: Pound Sterling Mendekati Level Tertinggi 52 Pekan di Dekat 1,2870

Pound Sterling mendekati level tertinggi tahunan baru terhadap Dolar AS di dekat 1,2870. Pasangan GBP/USD diprakirakan akan melanjutkan kenaikannya karena hampir menembus Head and Shoulder (H&S) terbalik. Garis leher dari pola grafik yang disebutkan di atas digambarkan di dekat 1,2850, dan terobosan pada formasi H&S menghasilkan pembalikan naik.

Kenaikan Exponential Moving Average (EMA) 20 hari di dekat 1,2747 menunjukkan bahwa tren jangka pendek adalah bullish.

Relative Strength Index (RSI) 14 hari terbentuk di kisaran bullish 60,00-80,00, mengindikasikan bahwa momentum telah condong ke atas.

EUR/GBP Melanjutkan Penurunan di Bawah 0,8450 karena Ekonomi Inggris Pulih Lebih Cepat dari Prakiraan

Pasangan EUR/GBP tetap bertahan di sekitar 0,8425 selama awal sesi Eropa hari Kamis. Pasangan mata uang ini diperdagangkan dengan sedikit penurunan setelah data Produk Domestik Bruto (PDB) bulanan Inggris.
Devamını oku Previous

Analisis Harga USD/CAD: Diperdagangkan dalam Kisaran Ketat di Atas 1,3600 Jelang Data Inflasi AS

Pasangan USD/CAD konsolidasi dalam kisaran ketat di atas support angka bulat 1,3600 di sesi Eropa hari Kamis. Aset Loonie berbalik sideways karena para investor menunggu data inflasi konsumen Amerika Serikat (AS) untuk bulan Juni, yang akan dipublikasikan pada pukul 12:30 GMT (19:30 WIB).
Devamını oku Next