Harga Emas Melemah Jelang Risalah FOMC dan Data AS

  • Harga Emas memangkas kenaikan intraday karena taruhan yang mendukung penurunan suku bunga lebih awal oleh The Fed sedikit menurun.
  • Aksi dalam domain FX bisa berubah menjadi volatil karena Risalah FOMC dan IMP Manufaktur akan dirilis.
  • Indeks Dolar AS pulih karena rally berbasis sentimen yang optimis terhenti.

Harga Emas (XAU/USD) memangkas kenaikan yang dihasilkan di awal sesi Asia di tengah kehati-hatian menjelang risalah Federal Open Market Committee (FOMC) dan data penting dari Amerika Serikat, yaitu IMP Manufaktur Institute for Supply Management (ISM) untuk bulan Desember dan Data Lowongan Kerja JOLTS bulan November.

Logam mulia menghadapi tekanan jual karena para investor mempertimbangkan kembali taruhan mereka untuk mendukung penurunan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada bulan Maret. Tidak adanya diskusi signifikan mengenai penurunan suku bunga oleh para pengambil kebijakan The Fed dalam risalah FOMC akan mengurangi daya tarik jangka pendek terhadap Emas dan mendukung Dolar AS (USD) dan imbal hasil obligasi Pemerintah AS.

Dari sisi data ekonomi, IMP ISM diprakirakan akan memberikan sinyal bahwa sektor manufaktur AS masih berada dalam lintasan kontraksi selama 14 bulan berturut-turut. Sementara itu, lowongan pekerjaan yang lebih tinggi oleh perusahaan-perusahaan di AS akan mengindikasikan permintaan tenaga kerja stabil.

Intisari Penggerak Pasar Harian: Harga Emas Memangkas Kenaikannya Menjelang Risalah FOMC

  • Harga Emas memangkas sebagian besar kenaikan yang dihasilkan pada Rabu pagi karena prospek penurunan suku bunga lebih awal oleh Federal Reserve telah sedikit berkurang menjelang publikasi risalah FOMC.
  • Menurut Fedwatch tool CME, peluang penurunan suku bunga 25 basis poin (bps) pada bulan Maret telah turun menjadi 67% dari 72%.
  • Risalah pertemuan FOMC akan memberikan penjelasan rinci mengenai keputusan mempertahankan suku bunga dalam kebijakan moneter bulan Desember untuk ketiga kali berturut-turut.
  • Selain itu, prospek suku bunga dan inflasi pokok untuk tahun 2024 dan 2025 akan diawasi dengan ketat.
  • Kurangnya diskusi mengenai penurunan suku bunga di kalangan pembuat kebijakan dapat mengurangi daya tarik jangka pendek Emas dan permintaan terhadap aset-aset safe-haven akan memanas.
  • Ketua The Fed Jerome Powell, dalam pernyataan kebijakan moneternya, mengatakan penurunan suku bunga akan menjadi topik diskusi ke depan. Isyarat yang mendukung penundaan penurunan suku bunga mungkin membendung sentimen suram di pasar.
  • Selain risalah FOMC, para investor akan mengawasi IMP Manufaktur ISM untuk bulan Desember, yang akan dipublikasikan pada pukul 15:00 GMT (22:00 WIB).
  • IMP Manufaktur diprakirakan di 47,1, di bawah ambang batas 50,0 selama 14 bulan berturut-turut, tetapi lebih tinggi dari sebelumnya 46,7. Angka di bawah 50,0 menandakan kontraksi di sektor manufaktur.
  • Para investor juga akan fokus pada pesanan baru untuk sektor manufaktur, yang akan memberikan prospek pada tahun 2024.
  • Selain itu, Biro Statistik Tenaga Kerja AS akan mempublikasikan data lowongan pekerjaan JOLTS untuk bulan November. Estimasi mengindikasikan bahwa lowongan pekerjaan lebih tinggi yaitu 8,85 juta dibandingkan sebelumnya 8,733 juta.
  • Sementara itu, pemulihan tajam imbal hasil obligasi Pemerintah AS telah membatasi kenaikan harga Emas. Imbal hasil obligasi Pemerintah AS tenor 10-tahun telah pulih hingga hampir 4,0% karena para investor menyadari bahwa kuatnya perekonomian Amerika Serikat pada tahun 2024 dapat menunda penurunan suku bunga.
  • Indeks Dolar AS (DXY) mempertahankan kenaikan di dekat 102,20 karena para investor tidak yakin dalam minggu yang penuh data.
  • Setelah data pabrik ISM, investor akan menantikan data penting pasar tenaga kerja untuk bulan Desember. Pada hari Kamis, data Ketenagakerjaan Automatic Data Processing (ADP) akan memberikan petunjuk baru tentang permintaan tenaga kerja.
  • Menurut estimasi, perusahaan-perusahaan swasta AS menambahkan 115 ribu pencari kerja pada bulan Desember dibandingkan 103 ribu payrolls yang diciptakan pada bulan November.

Analisis Teknis: Harga Emas Turun ke Dekat $2.060

Harga Emas turun kembali sedikit di bawah support penting $2.060 setelah gagal bertahan di atas resistance $2.080. Logam mulia di titik berhasil atau tidak menjelang peristiwa penting di AS. Penembusan di bawah terendah Selasa $2.056 dapat mengungkap penurunan baru harga Emas menuju $2.045. Exponential Moving Averages (EMA) 20-hari dan 50-hari yang miring ke atas mengindikasikan bahwa tren keseluruhan masih bullish.

EUR/USD Turun ke Dekat 1,0940 Setelah Data Pengangguran Jerman, Fokusnya Bergeser ke Data AS

EUR/USD kesulitan untuk memangkas penurunan yang tercatat di sesi sebelumnya, diperdagangkan di dekat 1,0940 selama sesi Eropa pada hari ini. Data Pen
Leia mais Previous

Analisis Harga USD/CHF: Melanjutkan Pemulihan di Atas 0,8500

Pasangan USD/CHF menghasilkan terobosan yang menentukan di atas resistance psikologis 0,8500 di sesi Eropa. Aset franc Swiss telah melanjutkan pemulih
Leia mais Next