GBP/USD Lanjutkan Pelemahan di Sekitar 1,2170, Tunggu IHK Inggris

  • GBP/USD melanjutkan pelemahan setelah angka ekonomi yang optimis dari Amerika Serikat.
  • Penjualan Ritel AS melampaui ekspektasi; Grup Kontrol Penjualan Ritel mencatat kenaikan penting.
  • IHK (YoY) Inggris diprakirakan turun; angka bulanan dapat melaporkan kenaikan yang signifikan.

GBP/USD melanjutkan penurunan di hari kedua berturut-turut, diperdagangkan lebih rendah di sekitar 1,2160 selama sesi Asia hari Rabu. Data ekonomi yang optimis dari Amerika Serikat (AS) memberikan tekanan pada pasangan ini.

Biro Analisis Ekonomi AS (BEA) mengungkapkan bahwa Penjualan Ritel melampaui ekspektasi sebesar 0,3% MoM, naik ke 0,7% di bulan September. Selain itu, Grup Kontrol Penjualan Ritel mencatat kenaikan penting sebesar 0,6%, dibandingkan dengan kenaikan sebelumnya sebesar 0,2%.

Hasil yang kuat ini menyoroti ketahanan konsumen. Setelah itu, Federal Reserve melaporkan bahwa Produksi Industri menunjukkan peningkatan sebesar 0,3%, berlawanan dengan ekspektasi stagnasi di 0,0%.

Indeks Dolar AS (DXY) mencoba untuk pulih dari penurunan sebelumnya, sehingga diperdagangkan lebih tinggi di dekat 106,28, pada saat berita ini ditulis. Selain itu, imbal hasil obligasi AS membaik, dengan imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun mencapai 4,83%.

Presiden The Fed Richmond, Thomas Barkin, mengatakan bahwa kebijakan yang ada saat ini sudah dianggap membatasi. Barkin menyatakan ketidakpastian mengenai pertemuan kebijakan moneter FOMC yang semakin dekat di bulan November dan menekankan bahwa bank sentral AS tidak dapat hanya mengandalkan imbal hasil obligasi yang lebih tinggi dalam jangka panjang untuk mengetatkan kondisi moneter.

Sentimen hati-hati yang diungkapkan oleh sejumlah pejabat Federal Reserve (The Fed) menunjukkan pendekatan yang hati-hati oleh bank sentral, yang menggarisbawahi keragu-raguan untuk memperketat kebijakan moneter di tengah kondisi perekonomian saat ini.

Data pendapatan yang moderat dari Inggris mungkin telah memberikan tekanan ke bawah pada Pound Sterling (GBP), yang berkontribusi pada tekanan pada pasangan GBP/USD.

Pendapatan Rata-rata Tidak Termasuk Bonus (3 bulan/Tahun) bertahan stabil pada 7,8% di bulan Agustus, sejalan dengan ekspektasi. Namun, tingkat Upah Termasuk Bonus untuk kuartal yang sama melambat ke 8,1%, dibandingkan dengan konsensus pasar sebesar 8,3%.

Para investor menantikan Indeks Harga Konsumen (IHK) Inggris pada hari Rabu, dengan prediksi yang mengarah pada sedikit penurunan dalam angka tahunan, bergeser dari 6,7% menjadi 6,5%. IHK Inti diperkirakan berada di 6%, turun dari 6,2% di bulan September. Terlepas dari moderasi dalam angka tahunan ini, ada antisipasi kenaikan penting dalam IHK bulanan, naik dari 0,3% ke 0,4%.

Kenaikan angka inflasi bulanan dapat memicu spekulasi kenaikan suku bunga oleh Bank of England (BoE). Saat ini, probabilitas suku bunga untuk BoE berada di sekitar 50% kemungkinan kenaikan sebesar 25 basis poin dalam siklus ini. 

NBS RRT: Momentum Positif Pemulihan Ekonomi Tiongkok Semakin Nyata di Kuartal 3

Menyusul rilis data ekonomi berdampak tinggi dari Tiongkok untuk bulan September, Biro Statistik Nasional (NBS) menyatakan pandangannya mengenai perek
Leer más Previous

NZD/USD Bertahan di Atas Area 0,5900 Susul Data PDB Tiongkok

Pasangan NZD/USD menarik beberapa pembeli dan bertahan di atas area 0,5900 selama sesi Asia hari ini (Rabu, 18 Okt.). Data ekonomi Tiongkokyang optimi
Leer más Next