EUR/USD Merana di Dekat Terendah Sejak Maret, Diperdagangkan Sedikit di Atas Pertengahan 1,0500-an

  • EUR/USD berjuang untuk mendapatkan traksi yang berarti dan tetap tertekan di dekat level terendah multi-bulan.
  • Pandangan hawkish The Fed tetap mendukung kenaikan imbal hasil obligasi AS dan mendukung USD.
  • Kenaikan suku bunga dovish ECB terus membebani Euro dan mendukung prospek penurunan lebih lanjut.

Pasangan EUR/USD memasuki fase konsolidasi bearish dan berosilasi dalam kisaran sempit di dekat level terendah sejak 16 Maret, di sekitar area 1,0555 yang disentuh selama sesi Asia pada hari Rabu.

Dolar AS (USD) tetap didukung dengan baik di dekat level tertinggi 10 bulan di tengah meningkatnya penerimaan bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi lebih lama dan terus menjadi penghalang bagi pasangan EUR/USD. Faktanya, The Fed mempertahankan nada yang lebih hawkish minggu lalu dan memperingatkan bahwa inflasi yang masih bertahan kemungkinan akan menarik setidaknya satu kali lagi kenaikan suku bunga pada akhir tahun ini.

Selain itu, komentar-komentar dari beberapa pejabat The Fed baru-baru ini, serta ketahanan ekonomi AS, menegaskan kembali ekspektasi untuk pengetatan kebijakan lebih lanjut oleh bank sentral AS. Prospek ini tetap mendukung kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan terus mendukung USD. Selain itu, nada risiko yang secara umum lebih lemah menguntungkan dolar safe-haven dan berkontribusi untuk membatasi pasangan EUR/USD.

Dengan latar belakang kekhawatiran yang terus berlanjut tentang krisis real estat di Tiongkok, kekhawatiran terhadap hambatan ekonomi yang berasal dari kenaikan biaya pinjaman yang cepat mengurangi selera para investor terhadap aset berisiko. Hal ini, bersama dengan keputusan suku bunga dovish Bank Sentral Eropa (ECB) di awal bulan ini, menunjukkan bahwa jalur yang paling mungkin bagi pasangan EUR/USD tetap mengarah ke sisi bawah.

ECB menurunkan prakiraan pertumbuhan IHK dan PDB untuk tahun 2024 dan 2025, menunjukkan bahwa kenaikan suku bunga tambahan mungkin tidak akan terjadi untuk saat ini. Selain itu, spekulasi tentang kemungkinan kontraksi dalam PDB selama paruh kedua tahun ini menegaskan kembali spekulasi bahwa siklus pengetatan kebijakan ECB selama 14 bulan bisa jadi telah mencapai puncaknya dan mendukung penurunan EUR/USD.

Para pedagang saat ini menantikan rilis Indeks Iklim Konsumen GfK Jerman untuk mendapatkan dorongan menjelang data Pesanan Barang Tahan Lama AS, yang akan dirilis pada awal sesi Amerika Utara. Fokus kemudian akan bergeser ke laporan IHK Jerman, laporan PDB akhir AS dan pidato Ketua The Fed Jerome Powell pada hari Kamis. Ini akan diikuti oleh Indeks Harga PCE Inti AS pada hari Jumat.

 

Dolar Australia Coba Hentikan Pelemahan Baru-Baru Ini karena Inflasi Australia Naik dan Harga Komoditas Turun

Dolar Australia (AUD) terlihat menghentikan penurunan beruntun selama dua hari terhadap Dolar AS (USD) setelah rilis data inflasi Australia, yang menu
Baca lagi Previous

GBP/USD Lanjutkan Penurunan di Bawah 1,2150 karena Data AS yang Panas, Fokus Bergeser ke PCE Inti, PDB Inggris

GBP/USD melanjutkan penurunan beruntun yang dimulai pada 20 September, diperdagangkan di bawah 1,2150 selama sesi Asia pada hari Rabu. Data ekonomi ya
Baca lagi Next