EUR/USD Turun Mendekati 1,0650 Meski Ada Kenaikan Suku Bunga 25 bp dan Nada Dovish ECB
- EUR/USD melanjutkan penurunan setelah ECB memberikan sinyal berakhirnya siklus kenaikan suku bunga saat ini.
- Presiden ECB Christine Lagarde lebih menekankan pada berapa lama suku bunga saat ini akan dipertahankan.
- Indeks Dolar AS (DXY) mendekati level tertinggi enam bulan setelah data ekonomi AS pada hari Kamis.
EUR/USD turun meskipun ada kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) oleh Bank Sentral Eropa (ECB) pada hari Kamis. Pasangan ini melanjutkan penurunan beruntun dan diperdagangkan lebih rendah di sekitar 1,0640 selama sesi Asia pada hari Jumat. Penurunan Euro (EUR) ini dapat dikaitkan dengan nada dovish ECB.
Reaksi pasar menunjukkan bahwa investor mungkin akan menjadi lebih berhati-hati terhadap pendekatan ECB terhadap kebijakan moneter meskipun ada kenaikan suku bunga, yang telah menyebabkan depresiasi EUR/USD.
Bank Sentral Eropa (ECB) memberi sinyal bahwa siklus kenaikan suku bunga saat ini mungkin telah mencapai puncaknya, menunjukkan ekspektasi penurunan inflasi yang akan datang. Selain itu, ECB menarik perhatian pada adanya risiko penurunan di Zona Euro, terutama karena sektor jasa menunjukkan tanda-tanda pelemahan.
Selain itu, Presiden ECB Christine Lagarde tidak secara eksplisit menyatakan bahwa Uni Eropa (UE) telah mencapai puncak siklus suku bunganya. Sebaliknya, ECB diharapkan akan lebih fokus pada berapa lama suku bunga saat ini akan dipertahankan, daripada mengindikasikan perubahan suku bunga lebih lanjut dalam waktu dekat.
Pendekatan bernuansa ECB ini mungkin berkontribusi pada interpretasi pasar mengenai potensi jeda dalam siklus kenaikan suku bunga, yang dapat berdampak pada kinerja Euro.
Selain itu, Biro Statistik Nasional (NBS) di Tiongkok telah merilis data yang mengindikasikan bahwa Penjualan Ritel dari tahun ke tahun tumbuh 4,6% di bulan Agustus. Angka ini melebihi ekspektasi yang memprakirakan kenaikan 3,0%, dan menandai peningkatan dari angka 2,5% di bulan sebelumnya.
Selain itu, Produksi Industri juga mengungguli estimasi, menunjukkan tingkat pertumbuhan 4,5% di bulan Agustus, dibandingkan dengan kenaikan 3,7% di bulan Juli.
Indikator-indikator ekonomi yang baik dari Tiongkok ini mengindikasikan peningkatan aktivitas ekonomi, yang dapat berimplikasi pada Euro (EUR). Zona Euro adalah mitra dagang yang signifikan dengan Tiongkok, dan kinerja ekonomi yang lebih kuat di Tiongkok dapat menguntungkan Zona Euro melalui peningkatan ekspor dan perdagangan.
Indeks Dolar AS (DXY) diperdagangkan di dekat level tertinggi enam bulan yang dicapai pada hari Kamis. Harga spot berada di sekitar 105,30 pada saat berita ini ditulis. Hal ini mencerminkan kekuatan relatif Greenback dibandingkan dengan enam mata uang utama lainnya, yang mengindikasikan sentimen pasar terhadap Dolar.
Selain itu, angka terbaru Klaim Pengangguran Awal AS untuk pekan yang berakhir 8 September lebih baik dari prakiraan, dengan 220.000 penuntut baru, sedikit membaik dari 217.000 pada pekan sebelumnya.
Selanjutnya, Indeks Harga Produsen (IHP) Inti untuk bulan Agustus memenuhi ekspektasi dengan kenaikan sebesar 2,2%, meskipun sedikit lebih rendah dari angka sebelumnya yaitu kenaikan sebesar 2,4%. Selain itu, Penjualan Ritel menunjukkan peningkatan, naik menjadi 0,6% dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar 0,5%, melampaui ekspektasi pasar yang telah mengantisipasi perlambatan menjadi 0,2%.
Angka-angka ekonomi yang positif ini berkontribusi pada penguatan Dolar AS (USD), yang mencerminkan kinerja ekonomi yang solid di AS dan berpotensi mempengaruhi sentimen pasar dan kepercayaan investor terhadap mata uang tersebut.
Namun, CME FedWatch Tool telah mengurangi peluang menjadi 35% bahwa Federal Reserve AS (Fed) akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) di bulan November. Perkembangan ini dapat semakin memperkuat kewaspadaan pasar.
Para pelaku pasar kemungkinan akan mengamati Pertemuan ECB yang dijadwalkan pada hari Jumat, mencari indikasi lebih lanjut mengenai langkah-langkah ekonomi yang terkoordinasi. Dari AS, Indeks Sentimen Konsumen awal Michigan akan diperhatikan. Peristiwa-peristiwa ini dapat memberikan wawasan tentang sentimen konsumen dan dapat mempengaruhi sentimen pasar dan keputusan perdagangan tentang pasangan EUR/USD.