NZD/USD Patahkan Penurunan Dua Harinya, Bertahan di Atas 0,5900, Menantikan IMP Tiongkok, NFP AS

  • NZD/USD menarik beberapa pembeli di atas 0,5900 pada hari Senin.
  • Kementerian Keuangan Tiongkok akan mengurangi pajak sebesar 0,1% pada perdagangan saham untuk mendorong pasar modal dan memperkuat kepercayaan investor.
  • The Fed siap untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut jika diperlukan tetapi itu akan ditentukan oleh data.
  • Pelaku pasar menunggu Nonfarm Payrolls AS dan IMP Manufaktur Caixin Tiongkok.

Pasangan NZD/USD mematahkan penurunan dua hari berturut-turutnya selama awal sesi Eropa pada hari Senin. Pasangan mata uang tersebut saat ini diperdagangkan di sekitar 0,5916, naik 0,23% hari ini. Penguatan Kiwi didukung oleh langkah-langkah baru dari para pejabat Tiongkok untuk memulihkan kepercayaan pasar.

Pada hari Minggu, Kementerian Keuangan Tiongkok mengatakan bahwa pihak berwenang akan mengurangi pajak sebesar 0,1% pada perdagangan saham untuk merangsang pasar modal dan memperkuat kepercayaan investor. Bersamaan dengan tindakan Kementerian Keuangan, Komisi Regulasi Sekuritas Tiongkok juga menerapkan langkah-langkah untuk meningkatkan kepercayaan pasar terhadap perusahaan-perusahaan terdaftar setelah indeks ekuitas Tiongkok merosot ke terendah dalam sembilan bulan.

Perkembangan ini mendorong Kiwi proksi Tiongkok melawan Greenback. Namun, investor akan mengawasi IMP Manufaktur Caixin Tiongkok untuk bulan Agustus yang akan dirilis pada hari Jumat. Kekhawatiran terhadap memburuknya kondisi ekonomi Tiongkok akan mengurangi optimisme pasar, yang mungkin membebani NZD dan menjadi penghambat bagi pasangan NZD/USD.

Selain itu, kepala ekonom Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) mengatakan pekan lalu bahwa para pengambil kebijakan akan menurunkan OCR lebih cepat dari yang mereka isyaratkan jika Tiongkok mengalami perlambatan yang lebih signifikan daripada yang diantisipasi RBNZ.

Terkait Dolar AS, Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell menyatakan pada Simposium Ekonomi Jackson Hole pada hari Jumat bahwa bank sentral siap untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut jika diperlukan. Ia menambahkan, keputusan kenaikan suku bunga selanjutnya akan ditentukan oleh data. Sementara itu, Presiden Fed Cleveland Loretta Mester mengatakan data PDB dan pasar tenaga kerja menunjukkan bahwa perekonomian mendapatkan momentum. Dia menekankan bahwa tingkat suku bunga saat ini tidak bersifat cukup membatasi untuk mencapai target inflasi dan tingkat pertumbuhan yang lebih rendah akan sangat penting untuk memoderasi inflasi. Data Nonfarm Payrolls AS pada hari Jumat dapat memberikan petunjuk tentang jalur kebijakan moneter di masa depan. Data yang lebih kuat dari prakiraan mungkin akan mengangkat Dolar AS dan membatasi kenaikan pasangan mata uang ini.

Selanjutnya, pedagang akan memantau data Nonfarm Payrolls dan inflasi AS yang akan dirilis pekan ini. Pasar mengantisipasi ekonomi AS menciptakan 170 ribu lapangan kerja pada bulan Agustus. Selain itu, Indeks Manajer Pembelian (IMP) Tiongkok juga akan menjadi titik fokus. Data tersebut akan sangat penting untuk menentukan arah pergerakan yang jelas pada pasangan NZD/USD.

 

Menkeu Prancis Le Maire: Tidak akan Ada Penurunan Suku Bunga Dalam Beberapa Bulan Mendatang

Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire menyampaikan pandangannya mengenai kebijakan moneter dan inflasi dalam pidatonya pada Senin ini. Poin-Poin Pe
Mehr darüber lesen Previous

USD/JPY Stabil di Atas 146,00 karena Yield dan Dolar AS Mundur, dan Fokus Pada Petunjuk Divergensi Fed-BoJ

Para pembeli USD/JPY kehabisan tenaga karena pasangan Yen mencetak penurunan harian pertama dalam tiga hari terakhir di sekitar 146,30 meskipun tidak
Mehr darüber lesen Next