GBP/JPY Mengkonsolidasikan Kenaikan di Atas Level 184,80 Jelang IHK Inggris

  • GBP/JPY saat ini diperdagangkan di kisaran 184,80, naik 0,02% untuk hari ini.
  • Jumlah orang yang dipekerjakan di Inggris turun 66.000 versus konsensus pasar yang memprakirakan kenaikan 75.000.
  • Pertumbuhan ekonomi Jepang di Kuartal 2 mencapai 1,5% QoQ, dibandingkan ekspektasi 0,8% dan 0,7% sebelumnya.
  • Para investor akan memantau Indeks Harga Konsumen (IHK) Inggris untuk bulan Juli untuk menemukan pergerakan yang jelas pada GBP/JPY.

Pasangan GBP/JPY mengkonsolidasikan kenaikan baru-baru ini di dekat 184,80 selama sesi Asia hari Rabu. Pasar menjadi berhati-hati menjelang rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) Inggris di sesi Eropa.

Pada hari Selasa, jumlah orang yang dipekerjakan di Inggris turun 66.000, dibandingkan dengan konsensus pasar yang memperkirakan kenaikan 75.000. Pendapatan rata-rata tidak termasuk bonus, naik 7,8% YoY dalam tiga bulan hingga Juni. Angka ini menunjukkan tingkat pertumbuhan tahunan tertinggi sejak pencatatan dimulai pada tahun 2001, sementara Pendapatan Rata-rata termasuk bonus, mencapai 8,2%, laju tercepat sejak periode pandemi virus Korona. Sementara itu, Tingkat Pengangguran meningkat ke 4,2% dari 4%.

Para pelaku pasar berhati-hati terhadap langkah BoE karena ekonomi Inggris sedang rapuh dan tingkat suku bunga berada di level tertinggi 15 tahun di 5,25%. Kebijakan moneter yang agresif dapat berdampak negatif terhadap perekonomian Inggris. Namun, para pelaku pasar akan mengambil petunjuk dari Indeks Harga Konsumen (IHK) dan Penjualan Ritel MoM Inggris untuk bulan Juli, yang akan dirilis pada hari ini. Data yang optimis dapat mendorong Pound Sterling dan bertindak sebagai pendorong bagi pasangan GBP/JPY.

Dari sisi Yen Jepang, data awal angka Produk Domestik Bruto (PDB) untuk kuartal kedua (Q2) tahun 2023 menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi di Jepang mencapai 1,5% QoQ, dibandingkan 0,8% yang diharapkan dan 0,7% sebelumnya. Sementara itu, PDB tahunan meningkat ke 6,0%, dibandingkan dengan 3,1% yang diprakirakan dan 2,7% sebelumnya.

Menyusul data yang lebih kuat dari yang diprakirakan pada hari Selasa, Menteri Ekonomi Jepang Shigeyuki Goto menyatakan bahwa ia mengantisipasi pemulihan ekonomi yang moderat sebelum menyebutkan perlunya memperhatikan bahaya penurunan global dan dampak kenaikan harga. Goto menunjukkan kesediaan untuk merespons secara fleksibel terhadap ekonomi dan harga sesuai kebutuhan. Meskipun demikian, perbedaan antara sikap dovish Bank of Japan (BoJ) dan sikap hawkish Bank of England (BoE) menyebabkan pelemahan Yen Jepang terhadap mata uang utama lainnya.

Ke depan, para investor akan mengamati dengan seksama IHK Inggris. Angka inflasi tahunan dan inflasi inti diperkirakan akan turun 6,8%. Dari Jepang, data perdagangan dan Indeks Harga Konsumen Nasional untuk bulan Juli akan dirilis akhir minggu ini.

NZD/USD Memantul dari Terendah Tahunan Menuju 0,6000 meski RBNZ Tidak Bertindak, Fokus pada Tiongkok

NZD/USD menggambarkan kenaikan 20 poin pada pengumuman kebijakan moneter Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) pada hari Rabu pagi. Dengan demikian, pasa
مزید پڑھیں Previous

Pratinjau IHK Inggris bulan Juli: Inflasi yang Tinggi Kemungkinan akan Mendukung Rally Sterling Lainnya

Data Indeks Harga Konsumen (IHK) yang sangat penting dari Inggris akan dirilis pada hari Rabu, 16 Agustus. Bank of England (BoE) menaikkan suku bunga
مزید پڑھیں Next