GBP/USD Masih Tertekan di Bawah Area 1,2670, Investor Menunggu Data Inflasi Inggris dan Notulen FOMC

  • GBP/USD melanjutkan penurunannya di sekitar 1,2665 di sesi Asia hari Senin.
  • Tingkat pertumbuhan Inggris secara tidak terduga tumbuh menjadi 0,5% MoM di bulan Juni, dibandingkan konsensus pasar sebesar 0,2%.
  • Indeks Harga Produsen (IHP) AS YoY tumbuh 0,8% di bulan Juli dari 0,1% di bulan Juni.
  • Pelaku pasar menanti data inflasi Inggris, Penjualan Ritel AS dan notulen FOMC.

Pasangan GBP/USD tetap berada di bawah tekanan dan diperdagangkan di wilayah negatif selama empat pekan berturut-turut. Pasangan mata uang utama tersebut saat ini diperdagangkan di sekitar 1,2665, turun 0,23% untuk hari ini. Data Inggris yang optimis gagal mengangkat Poundsterling karena para investor khawatir akan kemungkinan kenaikan suku bunga lebih lanjut yang akan berdampak pada ekonomi Inggris.

Pada hari Jumat, ekonomi Inggris tumbuh secara tidak terduga sebesar 0,5% MoM di bulan Juni, dibandingkan konsensus pasar sebesar 0,2% dan penurunan 0,1% di bulan sebelumnya. Selain itu, Produksi Industri Inggris naik 1,8% secara bulanan di bulan Juni, di atas ekspektasi kenaikan 0,1% dan penurunan 0,6% sebelumnya. Terakhir, Produksi Manufaktur berada di 2,4% m/m, lebih baik dari ekspektasi 0,2% dan penurunan 0,1% pada pembacaan sebelumnya.

Data ekonomi Inggris yang lebih kuat meningkatkan kemungkinan bahwa Bank of England (BoE) akan menaikkan suku bunga. Namun, para pelaku pasar berhati-hati terhadap langkah BoE karena ekonomi Inggris sedang rapuh dan tingkat suku bunga berada pada level tertinggi 15 tahun di 5,25%. Kebijakan moneter yang agresif dapat berdampak negatif terhadap perekonomian Inggris. Namun, data inflasi dan angka upah Inggris yang akan dirilis akhir pekan ini, akan memberikan petunjuk untuk keputusan BoE pada pertemuan berikutnya.

Dari sisi Dolar AS, Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan pada hari Jumat bahwa Indeks Harga Produsen (IHP) AS untuk permintaan akhir YoY naik 0,8% di bulan Juli dari 0,1% di bulan Juni. Angka tersebut lebih tinggi dari ekspektasi pasar sebesar 0,7%. Selain itu, Indeks Keyakinan Konsumen University of Michigan (UoM) untuk bulan Juli turun menjadi 71,2 dari 71,6, lebih baik dari ekspektasi 71. Terakhir, Ekspektasi Inflasi Konsumen 5 tahun UoM turun menjadi 2,9% untuk bulan Agustus dibandingkan 3,0% yang diharapkan sebelumnya.

Ke depan, Perubahan Jumlah Pemohon Klaim Inggris untuk bulan Juli, Indeks Harga Konsumen (IHK), dan Penjualan Ritel MoM akan dirilis di Inggris pada akhir pekan ini. Di sisi lain, investor juga akan fokus pada Penjualan Ritel AS, Notulen FOMC, dan komentar dari pejabat The Fed untuk mengambil isyarat dan menemukan arah yang jelas pada pasangan GBP/USD.

 

NZD/USD Turun ke Level Terendah sejak November 2022, Mendekati Pertengahan 0,5900-an

Pasangan NZD/USD tetap berada di bawah tekanan jual selama lima hari berturut-turut dan turun ke level terendah sejak November 2022, mendekati perteng
আরও পড়ুন Previous

Analisis Harga USD/CAD: Tembus DMA-200 dan Garis Resistance Utama Menjelang Inflasi Kanada dan Notulen Fed

USD/CAD melewati rintangan DMA-200 saat para pembeli menyerang garis resistance turun lima bulan pada Senin pagi di Eropa. Dengan demikian, pasangan U
আরও পড়ুন Next