AUD/USD tetap Tenang di Sekitar 0,6500 meski Penjualan Ritel Australia Stagnan
- AUD/USD belum menunjukkan pergerakan meski rilis data Penjualan Ritel Australia stagnan.
- Lemahnya permintaan rumah tangga Australia akan berdampak pada inflasi Australia ke depan.
- The Fed Collins menyebutkan bahwa meski inflasi masih terlalu tinggi, ada beberapa tanda moderasi yang menjanjikan.
Pasangan AUD/USD setelah Biro Statistik Australia melaporkan data Penjualan Ritel bulanan yang stagnan (April). Pasar mengantisipasi ekspansi sebesar 0,2% sementara sebelumnya berekspansi sebesar 0,4%. Penurunan permintaan rumah tangga diprakirakan akan memperkuat kemungkinan sikap kebijakan suku bunga netral oleh Reserve Bank of Australia (RBA) untuk pertemuan kebijakan moneter bulan Juni.
Pada pertemuan kebijakan moneter bulan Mei, Gubernur RBA Philip Low secara mengejutkan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) menjadi 3,85%. RBA percaya bahwa kebijakan moneter saat ini tidak cukup ketat untuk menjinakkan inflasi yang tinggi.
Indeks berjangka S&P500 telah membukukan sedikti pelemahan di awal sesi Asia, menggambarkan kecemasan di antara para investor yang terinspirasi oleh penundaan yang terus menerus dalam negosiasi plafon utang AS. Delegasi Partai Republik tidak menyetujui pengeluaran yang lebih tinggi dalam anggaran jika Gedung Putih ingin menaikkan batas pinjaman AS sebesar $31,4 triliun saat ini.
Indeks Dolar AS (DXY) telah melanjutkan koreksinya setelah menganalisa tanda-tanda kelelahan dalam momentum kenaikan. Indeks USD telah menghadapi barikade dalam melanjutkan kenaikan di atas 104,31. Tampaknya para investor mulai mengalihkan fokus pada ekspektasi pertemuan kebijakan Federal Reserve (Th eFed) bulan Juni.
Presiden Boston The Fed Bank Susan Collins mengatakan pada hari Kamis bahwa The Fed "mungkin berada pada atau mendekati" waktu untuk menghentikan sementara kenaikan suku bunga, seperti yang dilaporkan oleh Reuters. Ia juga menambahkan, "Meskipun inflasi masih terlalu tinggi, ada beberapa tanda-tanda moderasi yang menjanjikan,"